Friday, February 13, 2026
HomeKabar Kab BandungLamban Ditangani, Jembatan Sasak Geulis Bisa Diambil Alih Pemkab Bandung

Lamban Ditangani, Jembatan Sasak Geulis Bisa Diambil Alih Pemkab Bandung

BERITABANDUNG.id –  Kondisi Jembatan Sasak Geulis (Dakol) yang mengalami retakan hampir empat tahun terakhir kembali menjadi sorotan. Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan kekecewaannya terhadap lambannya penanganan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Menurut Dadang, kerusakan jembatan tersebut bukan lagi persoalan kecil. Retakan yang terus melebar dinilai berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat yang setiap hari melintas di jalur tersebut. Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak ingin menunggu hingga terjadi insiden atau korban jiwa.

“Jangan sampai menunggu ambrol dulu baru ditangani. Ini menyangkut keselamatan warga,” kata Dadang dengan nada tegas.

Kekhawatiran serupa juga datang dari masyarakat. Pada Jumat (6/2/2026), warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat (Gema) Kabupaten Bandung memasang spanduk protes di sekitar lokasi jembatan. Aksi tersebut menjadi simbol kekecewaan atas belum adanya perbaikan konkret terhadap infrastruktur yang menjadi kewenangan provinsi itu.

Dadang mengungkapkan, pihaknya telah beberapa kali menyampaikan usulan perbaikan kepada Pemprov Jabar, baik melalui komunikasi langsung maupun surat resmi. Namun hingga kini, belum ada realisasi yang dirasakan di lapangan.

Ia juga menyinggung pentingnya koordinasi lintas pemerintahan dalam menentukan prioritas pembangunan, termasuk untuk kawasan Sapan Tegaluar, Cipamokolan, hingga Bojong Mas yang dinilai membutuhkan perhatian serius.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Kabupaten Bandung kini tengah mengkaji kemungkinan pengalihan status Jembatan Sasak Geulis menjadi jalan kabupaten. Dengan begitu, perbaikan dapat segera dilakukan tanpa harus menunggu proses panjang di tingkat provinsi.

Langkah tersebut, menurut Dadang, semata-mata demi menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat. “Kalau memang harus diambil alih agar cepat diperbaiki, tentu akan kami pertimbangkan,” ujarnya.

Kini, warga berharap ada kepastian dan tindakan nyata sebelum kondisi jembatan semakin memburuk. Sebab bagi mereka, infrastruktur bukan sekadar fasilitas, melainkan urat nadi aktivitas sehari-hari.

Most Popular

Recent Comments

error: Mohon maaf konten diproteksi !!