Tuesday, May 18, 2021
Home Regional Jabar Bencana Hidrometeorologi Mengancam, Jabar Tingkatkan Kesiapsiagaan

Bencana Hidrometeorologi Mengancam, Jabar Tingkatkan Kesiapsiagaan

BERITABANDUNG.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) intens meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana hidrometeorologi. Koordinasi semua pihak, mulai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), relawan, sampai TNI/Polri, diperkuat.

Hal tersebut dikatakan Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat memimpin Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Hidrometeorologi Tahun 2020-2021 Tingkat Provinsi Jabar di Jl. Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (4/11/20).

“Setiap tahun saya sampaikan kebencanaan di Jawa Barat itu antara 1.000 sampai 2.000 kebencanaan per tahun. Kalau dibagi 365 hari dalam setahun, maka kebencanaan di Jawa Barat itu bisa 3 sampai 4 kali sehari,” kata Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil.

Kang Emil melaporkan, 60 persen bencana hidrologis Indonesia berada di Jabar. Oleh karena itu, ia menginstruksikan semua pihak untuk tidak memfokuskan pada respons ketika bencana terjadi, tetapi juga bagaimana mengantisipasinya. Hal itu bertujuan menekan potensi munculnya kerugian berupa harta maupun korban jiwa.

Potensi bencana hidrometeorologi di Jabar, khususnya Jabar bagian selatan, meningkat akibat adanya fenomena La Nina. La Nina ini merupakan anomali suhu muka air laut, di mana suhu di laut akan lebih dingin sampai bisa minus satu derajat celcius atau lebih. Dampaknya, terjadi peningkatan curah hujan.

“Saya menitipkan kepada Kepala BPBD, Kapolres, dan Dandim, yang yang berada di selatan Jawa Barat untuk segera menyiapkan skenario. Pertama bagaimana peringatan dini harus berfungsi,” katanya.

“Lalu, evakuasi harus disimulasikan. Bagaimana masyarakat memberhentikan kegiatan, kemudian melakukan evakuasi ke sebuah tempat yang aman. Simulasi evakuasi ini harus segera dilaksanakan,” imbuhnya.

Menurut Kang Emil, Pemda Provinsi Jabar pun menyiapkan cetak biru Jabar sebagai provinsi berbudaya tangguh bencana (resilience culture province). Budaya Tangguh Bencana Jabar ini akan ditanamkan kepada seluruh warga melalui pendidikan sekolah sejak dini hingga pelatihan.

“Kita harus dapat memitigasi potensi korban kebencanaan. Melakukan edukasi-edukasi preventif terhadap kebencanaan. Responsif pada saat terjadi kebencanaan,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Arus Balik Lebaran, Ditlantas Polda Jabar Putarbalik 27.914 Kendaraan

BERITABANDUNG.id - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) memutarbalik 27.914 kendaraan dalam operasi penyekatan arus balik mudik lebaran 2021. Mayoritas...

Pemkot Cimahi Targetkan Vaksinasi COVID-19 Lansia Rampung Akhir Bulan

BERITABANDUNG.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi menargetkan seluruh warga lanjut usia atau lansia yang berusia 60 tahun ke atas sudah disuntikan vaksin Corona Virus...

Enggan Terlena, Ini Strategi Oded Kendalikan Kerumunan Pascalebaran

BERITABANDUNG.id - Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Oded M. Danial memastikan akan tetap mengetatkan pemantauan mobilitas masyarakat di Kota Bandung. Meski pun...

Dua Kios di Jalan A.H Naution Pasir Impun Hangus Dilalap Si Jago Merah

BERITABANDUNG.id - Dua unit toko atau kios di Kota Bandung hangus dilalap si jago merah. Beruntung tidak korban jiwa dalam kebakaran tersebut. "Api sudah dipadamkan....

Recent Comments

Pin It on Pinterest

Share This

Share this post with your friends!