Tuesday, November 24, 2020
Home Regional Jabar Bencana Hidrometeorologi Mengancam, Jabar Tingkatkan Kesiapsiagaan

Bencana Hidrometeorologi Mengancam, Jabar Tingkatkan Kesiapsiagaan

BERITABANDUNG.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) intens meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana hidrometeorologi. Koordinasi semua pihak, mulai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), relawan, sampai TNI/Polri, diperkuat.

Hal tersebut dikatakan Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat memimpin Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Hidrometeorologi Tahun 2020-2021 Tingkat Provinsi Jabar di Jl. Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (4/11/20).

“Setiap tahun saya sampaikan kebencanaan di Jawa Barat itu antara 1.000 sampai 2.000 kebencanaan per tahun. Kalau dibagi 365 hari dalam setahun, maka kebencanaan di Jawa Barat itu bisa 3 sampai 4 kali sehari,” kata Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil.

Kang Emil melaporkan, 60 persen bencana hidrologis Indonesia berada di Jabar. Oleh karena itu, ia menginstruksikan semua pihak untuk tidak memfokuskan pada respons ketika bencana terjadi, tetapi juga bagaimana mengantisipasinya. Hal itu bertujuan menekan potensi munculnya kerugian berupa harta maupun korban jiwa.

Potensi bencana hidrometeorologi di Jabar, khususnya Jabar bagian selatan, meningkat akibat adanya fenomena La Nina. La Nina ini merupakan anomali suhu muka air laut, di mana suhu di laut akan lebih dingin sampai bisa minus satu derajat celcius atau lebih. Dampaknya, terjadi peningkatan curah hujan.

“Saya menitipkan kepada Kepala BPBD, Kapolres, dan Dandim, yang yang berada di selatan Jawa Barat untuk segera menyiapkan skenario. Pertama bagaimana peringatan dini harus berfungsi,” katanya.

“Lalu, evakuasi harus disimulasikan. Bagaimana masyarakat memberhentikan kegiatan, kemudian melakukan evakuasi ke sebuah tempat yang aman. Simulasi evakuasi ini harus segera dilaksanakan,” imbuhnya.

Menurut Kang Emil, Pemda Provinsi Jabar pun menyiapkan cetak biru Jabar sebagai provinsi berbudaya tangguh bencana (resilience culture province). Budaya Tangguh Bencana Jabar ini akan ditanamkan kepada seluruh warga melalui pendidikan sekolah sejak dini hingga pelatihan.

“Kita harus dapat memitigasi potensi korban kebencanaan. Melakukan edukasi-edukasi preventif terhadap kebencanaan. Responsif pada saat terjadi kebencanaan,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Pesan Ridwan Kamil kepada Paguyuban Pasundan Papua. Perkuat persaudaraan Jabar-Papua dan jaga nama baik paguyuban

BERITABANDUNG.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan, Paguyuban Pasundan Provinsi Papua dapat menjadi simbol persaudaran masyarakat Jabar dan Papua. Hal tersebut dikatakan Kang...

Polres Cimahi Polda Jabar Tegur Warga Tak Pakai Masker Dalam Operasi Yustisi

BERITABANDUNG.id -Polres Cimahi Polda Jabar kembali lakukan langkah persuasif kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker saat beraktifitas diluar rumah, Senin (23/11/20). Dalam operasi yustisi yang...

Kasus Bertambah, Ruang Isolasi Pasien COVID-19 di RSUD Cililin Overload

BERITABANDUNG.id - Ruang isolasi untuk pasien COVID-19 di RSUD Cililin, Kabupaten Bandung Barat, sudah terisi penuh. Dari 12 bed yang disediakan, ada 15 pasien...

Dalam Rangka Penanganan Covid-19 Polres Garut Polda Jabar Gencar Ops Yustisi Di Pasar Rancabuaya

BERITABANDUNG.id - Dalam rangka melaksanakan peningkatan pendisiplinan protokol kesehatan, Kapolsek Caringin Polres Garut Polda Jabar Iptu Sularto pimpin Ops Yustisi di Pasar Rancabuaya Kec....

Recent Comments

Pin It on Pinterest

Share This

Share this post with your friends!