Beritabandung.id, Kabupaten Bandung, 12 Februari 2026 – Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Jawa Barat menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran Gelombang I sebagai tindak lanjut pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 serta dukungan terhadap Program Prioritas Kemendikdasmen melalui Ditjen PAUD Dasmen.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (12/2/2026) pukul 07.30–16.30 WIB ini bertujuan mempercepat implementasi digitalisasi pembelajaran di satuan pendidikan, khususnya melalui pemanfaatan papan interaktif dan bahan ajar digital.
Digelar di Empat Lokasi
Untuk wilayah Kabupaten Bandung, Bimtek dilaksanakan di empat titik, yakni: Gedung PKG Soreang, SMPN 1 Cimaung, SMPN 2 Banjaran, SPNF SKB Kabupaten Bandung
Setiap lokasi diikuti oleh 40 peserta, terdiri dari guru perwakilan satuan pendidikan, TK, SD, SMP, SMA, PKBM
Materi Fokus pada Praktik dan Implementasi
Bimtek menghadirkan materi yang aplikatif dan berorientasi pada praktik, meliputi:
Arahan Program Digitalisasi Pembelajaran dalam pemanfaatan papan interaktif
Pengenalan dan pemeliharaan papan interaktif digital
Pemanfaatan Rumah Pendidikan dan Rumah Murid
Inspirasi serta penguatan penggunaan bahan ajar interaktif
Praktik langsung penggunaan bahan ajar interaktif
Rencana Tindak Lanjut (RTL) implementasi pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP)
Materi pembukaan dan arahan disampaikan oleh A. Denih, M.Pd, Kabid PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung.
Dalam sambutannya, ia menegaskan:
“Digitalisasi pembelajaran harus dimaknai sebagai transformasi metode mengajar. Papan interaktif dan bahan ajar digital menjadi alat untuk meningkatkan kualitas interaksi dan pemahaman siswa.”
Sesi teknis mengenai papan interaktif dan inspirasi bahan ajar disampaikan oleh Imam Syafei, M.Pd, fasilitator daerah dan alumni Bimtek Digitalisasi.
“Guru tidak hanya dituntut bisa mengoperasikan perangkat, tetapi mampu mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran agar lebih menarik dan efektif,” ujarnya.
Sementara itu, materi mengenai Rumah Pendidikan dan penguatan implementasi dipandu oleh Desy Juwitaningsih dari BPMP Jawa Barat.
“Pemanfaatan Rumah Murid sebagai bagian dari Rumah Pendidikan perlu dioptimalkan agar ekosistem pembelajaran digital berjalan berkelanjutan,” jelasnya.
Kolaborasi BPMP dan Dinas Pendidikan
Pada kegiatan yang berlangsung di SPNF SKB Kabupaten Bandung, hadir perwakilan dari BPMP Jawa Barat, Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, serta fasilitator daerah sebagai bentuk sinergi dalam percepatan digitalisasi pembelajaran.
Melalui kegiatan ini, BPMP Jawa Barat berharap peserta mampu mengimplementasikan pemanfaatan IFP di kelas serta mengimbaskan praktik baik kepada rekan sejawat di satuan pendidikan masing-masing.
Digitalisasi pembelajaran diharapkan tidak hanya menjadi program sesaat, tetapi menjadi budaya baru dalam proses belajar mengajar. Red

