BERITABANDUNG.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat (Pemda KBB) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas pelayanan publik. Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, secara resmi melantik sebanyak 66 pejabat fungsional di lingkungan Pemda KBB, Selasa (13/1/2026), di Bale Gempungan Gedung B, Komplek Perkantoran Pemda KBB.
Puluhan pejabat yang dilantik tersebut terdiri dari 48 pengawas sekolah serta 18 tenaga teknis dari berbagai sektor strategis. Pelantikan ini menjadi langkah nyata Pemda KBB dalam membangun ASN yang profesional, kompeten, dan berintegritas.
“Hari ini sebanyak 66 pejabat fungsional resmi dilantik. Ini adalah bagian dari upaya strategis untuk memperkuat profesionalisme ASN di Bandung Barat,” ujar Jeje dalam sambutannya.
Menurut Jeje, jabatan fungsional memiliki peran krusial dalam mendukung kinerja organisasi perangkat daerah (OPD). Setiap pejabat fungsional dituntut memiliki keahlian dan keterampilan khusus sesuai bidangnya.
“Oleh karena itu, jabatan fungsional bukan sekadar pemenuhan administrasi atau jenjang karier. Ini adalah amanah dan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.
Jeje juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas diri secara berkelanjutan, menjaga etika profesi, serta menghasilkan kinerja yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Saudara-saudari harus mampu menunjukkan kinerja yang profesional, berintegritas, dan memberi manfaat nyata bagi pelayanan publik di Bandung Barat,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) KBB, Ade Zakier Hasim, menjelaskan bahwa pelantikan kali ini mencakup berbagai sektor, mulai dari pengawas sekolah, jabatan fungsional di Dinas Kesehatan, hingga jabatan fungsional teknis di bidang perencanaan dan OPD lainnya.
“Ini pelantikan jabatan fungsional pengawas, tidak hanya pengawas sekolah, tapi juga fungsional di Dinkes serta fungsional teknis lainnya. Total ada 66 orang yang dilantik,” ungkapnya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi energi baru bagi birokrasi Bandung Barat untuk semakin adaptif, responsif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Dengan ASN yang profesional dan berkompeten, Pemda KBB optimistis kualitas pelayanan publik akan semakin meningkat dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah semakin kuat.

