Tuesday, September 21, 2021
Home Teknologi Digitalisasi Data Bantu Efisiensi Skrining Kesehatan

Digitalisasi Data Bantu Efisiensi Skrining Kesehatan

BERITABANDUNG.id – Aplikasi PeduliLindungi merupakan salah satu cara efesiensi skrining kesehatan di masa pandemi virus corona.

“Diharapkan ini akan menjadi salah satu upaya digitalisasi data kesehatan di Indonesia,” kata juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito dilansir dari Antara, Minggu (5/9/2021).

Menurutnya, beberapa pendataan yang menjadi dasar penelusuran kontak (contact tracing) dapat diakses secara bersamaan.

Sejak diluncurkan tahun lalu, aplikasi ini banyak digunakan untuk pendataan vaksinasi dan riwayat perjalanan.

Pengguna bisa mendaftar vaksinasi Covid-19 dan mengecek jadwal vaksinasi melalui aplikasi tersebut. Jika sudah divaksin, sertifikat digital juga dapat dilihat dan diunduh melalui aplikasi PeduliLindungi.

Penggunaan aplikasi PeduliLindungi semakin luas setelah Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 38 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3 dan Level 2 Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali.

Aplikasi PeduliLindungi (Play Store)
Aplikasi PeduliLindungi (Play Store)

Regulasi tersebut mengatur operasional berbagai sektor industri selama PPKM di berbagai tingkatan.

Mulai 7 September nanti, sejumlah tempat seperti perkantoran dan pusat perbelanjaan wajib menggunakan skrining menggunakan PeduliLindungi.

Implementasi yang sudah dilakukan antara lain pengunjung pusat perbelanjaan harus memindai kode QR dengan aplikasi sebelum masuk.

Petugas di sejumlah tempat publik juga meminta masyarakat menunjukkan sertifikat vaksin Covid-19 sebelum masuk.

Belakangan ini, sistem Electronic Health Card Alert (e-HAC) dari Kementerian Kesehatan sudah terintegrasi dengan PeduliLindungi.

Masyarakat yang bepergian dengan transportasi umum seperti pesawat terbang, bisa mendaftarkan rincian bepergian mereka melalui PeduliLindungi.

Satgas Penanganan Covid-19 mengimbau masyarakat menggunakan PeduliLindungi secara bijak.

Ilustrasi perlindungan data pribadi. [Shutterstock]
Ilustrasi perlindungan data pribadi. [Shutterstock]

“Masyarakat agar menggunakan aplikasi PeduliLindungi dengan bertanggung jawab dan menyampaikan kepada pemerintah bila ada masalah atau keterbatasan selama penggunaannya,” kata Wiku. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

#HJKB211 Beresih Bandung Jilid 3, Komitmen Oded dan Yana Ciptakan Bandung Nyaman

BERITABANDUNG.id - Menyambut Hari Jadi ke-211 Kota Bandung (HJKB), Pemerintah Kota Bandung menggelar Bandung Beresih Jilid 3. Kegiatan ini diharapkan tumbuh menjadi karakter masyarakat...

Kronologi Perampokan Toko Emas Gaya Baru Bandung, Polisi: Diduga Pemilik Tewas oleh Teknisi CCTV

BERITABANDUNG.id - Polisi mengungkap kronologis kejadian perampokan di toko emas Gaya Baru, Jalan Kosambi, Kota Bandung, kemarin, yang menewaskan pemilik toko berinisial T (60). Kejadian...

Pemerintah Kota Bandung Berusaha Mempercepat Penuntasan Vaksinasi Remaja

BERITABANDUNG.id - Ketersediaan vaksinasi Kota Bandung aman untuk dua pekan ke depan. Hal tersebut sesuai dengan alokasi yang diupayakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk...

Usai Ditahan Imbang Bali United, Pelatih Persib Sampaikan Kabar Gembira

BERITABANDUNG.id - Persib Bandung hanya mampu menuai satu angka pada laga pekan ketiga Liga 1 2021, Sabtu 18 September 2021. Satu angka tersebut didapat Persib...

Recent Comments

Pin It on Pinterest

Share This

Share this post with your friends!