Wednesday, February 1, 2023
Ads
Home Gubernur Jabar Dampingi Presiden Jokowi Tinjau Uji Klinis Vaksin Covid-19

Gubernur Jabar Dampingi Presiden Jokowi Tinjau Uji Klinis Vaksin Covid-19

BANDUNG– Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mendampingi Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo meninjau uji klinis vaksin COVID-19 produksi Sinovac, China, di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Padjadjaran (Unpad), Kota Bandung, Selasa (11/8/20).

“Hari ini saya hadir di Fakultas Kedokteran Unpad, Bandung, Jawa Barat ini dalam rangka melihat secara langsung pelaksanaan penyuntikan yang perdana untuk imunisasi untuk 1.620 relawan yang akan diujicobakan,” kata Presiden.

Presiden berharap uji klinis fase ketiga vaksin COVID-19 produksi Sinovac selesai dalam kurun enam bulan. Sehingga, pada Januari 2021, vaksin sudah dapat diproduksi secara massal. Sebelumnya, vaksin COVID-19 produksi Sinovac sudah menjalani dua fase uji klinis di China.

Selain vaksin COVID-19 produksi Sinovac, menurut Presiden, Indonesia bekerja sama dengan sejumlah negara terkait vaksin COVID-19, seperti Uni Emirat Arab dan Korea Selatan.

“Tetapi selain itu, kita juga membuka diri untuk juga bekerja sama, misalnya dengan Sinovac di Tiongkok. Kemudian bekerja sama dengan Uni Emirat Arab di G-42, bekerja sama juga dengan Korea Selatan. Saya kira kita membuka diri dalam rangka secepat-cepatnya kita bisa melakukan vaksinasi kepada seluruh rakyat di Indonesia,” katanya.

“Kita optimis bahwa dengan segera ditemukannya vaksin ini, kita bisa melakukan vaksinasi kepada seluruh rakyat,” tambahnya.

Selain itu, Presiden menyatakan, Indonesia melalui Bio Farma mampu memproduksi vaksin sendiri. Menurut ia, pada Agustus 2020, Bio Farma mampu memproduksi sekitar 100 juta vaksin.

“Tetapi nantinya di akhir tahun 2020 di bulan Desember sudah meningkat menjadi 250 juta vaksin. Artinya, vaksin inilah nanti yang akan digunakan untuk vaksinasi di Tanah Air,” ucapnya.

Indonesia, kata Presiden, tengah mengembangkan vaksin sendiri melalui SARS-CoV-2, virus penyebab COVID-19, yang menyebar di Tanah Air. Ia berharap vaksin yang akan dinamai Merah Putih itu hadir pada pertengahan 2021 mendatang.

“Kita telah tiga bulan ini mengembangkan vaksin sendiri dari isolit yang dikembangkan dari COVID-19 yang beredar di Indonesia. Kita harapkan vaksin Merah Putih ini juga akan segera selesai dan diperkirakan ini akan bisa diselesaikan nanti di pertengahan tahun 2021,” katanya.

“Jadi, kita mengembangkan full sendiri oleh lembaga Eyckman dan juga BPPT, LIPI, BP POM, Menristek, dan universitas-universitas yang kita miliki,” imbuhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

ICU Rumah Sakit Bandung Kiwari Kebakaran

BERITABANDUNG.id - Ruang intensive care unit (ICU) Rumah Sakit Bandung Kiwari di Jalan Wahid Hasyim (Kopo), Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (1/2/2023) pagi kebakaran,...

Ramai Isu Penculikan Anak, Disdik Kota Bandung Pastikan Beri Perhatian Khusus

BERITABANDUNG.id - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tetap waspada terkait maraknya isu penculikan anak. Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung,...

Kalahkan PSIS, Persib Kembali Kejalur Juara Liga 1

BERITABANDUNG.id - Persib Bandung melanjutkan rekor tak terkalahkan di 13 pertandingan Liga 1 2022/2023. Anak-anak asuhan Luis Milla sukses menaklukkan tuan rumah PSIS Semarang...

Sahabat Museum Konferensi Asia Afrika, Wadah Inspiratif bagi Kaum Muda

BERITABANDUNG.id - Museum Konferensi Asia-Afrika atau yang bisa disebut dengan Museum KAA, merupakan gedung saksi peristiwa sejarah yaitu Konferensi Asia-Afrika yang berlangsung pada tanggal...

Recent Comments

Pin It on Pinterest

Share This

Share this post with your friends!