Saturday, October 24, 2020
Home Gubernur Jabar Dampingi Presiden Jokowi Tinjau Uji Klinis Vaksin Covid-19

Gubernur Jabar Dampingi Presiden Jokowi Tinjau Uji Klinis Vaksin Covid-19

BANDUNG– Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mendampingi Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo meninjau uji klinis vaksin COVID-19 produksi Sinovac, China, di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Padjadjaran (Unpad), Kota Bandung, Selasa (11/8/20).

“Hari ini saya hadir di Fakultas Kedokteran Unpad, Bandung, Jawa Barat ini dalam rangka melihat secara langsung pelaksanaan penyuntikan yang perdana untuk imunisasi untuk 1.620 relawan yang akan diujicobakan,” kata Presiden.

Presiden berharap uji klinis fase ketiga vaksin COVID-19 produksi Sinovac selesai dalam kurun enam bulan. Sehingga, pada Januari 2021, vaksin sudah dapat diproduksi secara massal. Sebelumnya, vaksin COVID-19 produksi Sinovac sudah menjalani dua fase uji klinis di China.

Selain vaksin COVID-19 produksi Sinovac, menurut Presiden, Indonesia bekerja sama dengan sejumlah negara terkait vaksin COVID-19, seperti Uni Emirat Arab dan Korea Selatan.

“Tetapi selain itu, kita juga membuka diri untuk juga bekerja sama, misalnya dengan Sinovac di Tiongkok. Kemudian bekerja sama dengan Uni Emirat Arab di G-42, bekerja sama juga dengan Korea Selatan. Saya kira kita membuka diri dalam rangka secepat-cepatnya kita bisa melakukan vaksinasi kepada seluruh rakyat di Indonesia,” katanya.

“Kita optimis bahwa dengan segera ditemukannya vaksin ini, kita bisa melakukan vaksinasi kepada seluruh rakyat,” tambahnya.

Selain itu, Presiden menyatakan, Indonesia melalui Bio Farma mampu memproduksi vaksin sendiri. Menurut ia, pada Agustus 2020, Bio Farma mampu memproduksi sekitar 100 juta vaksin.

“Tetapi nantinya di akhir tahun 2020 di bulan Desember sudah meningkat menjadi 250 juta vaksin. Artinya, vaksin inilah nanti yang akan digunakan untuk vaksinasi di Tanah Air,” ucapnya.

Indonesia, kata Presiden, tengah mengembangkan vaksin sendiri melalui SARS-CoV-2, virus penyebab COVID-19, yang menyebar di Tanah Air. Ia berharap vaksin yang akan dinamai Merah Putih itu hadir pada pertengahan 2021 mendatang.

“Kita telah tiga bulan ini mengembangkan vaksin sendiri dari isolit yang dikembangkan dari COVID-19 yang beredar di Indonesia. Kita harapkan vaksin Merah Putih ini juga akan segera selesai dan diperkirakan ini akan bisa diselesaikan nanti di pertengahan tahun 2021,” katanya.

“Jadi, kita mengembangkan full sendiri oleh lembaga Eyckman dan juga BPPT, LIPI, BP POM, Menristek, dan universitas-universitas yang kita miliki,” imbuhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

#BeritaPoldaJabar : Polres Ciamis Polda Jabar Konsisten Gelar Sosialisasi dan Edukasi 3M Kepada Masyarakat

BERITABANDUNG.id - Jajaran personel Polres Ciamis Polda Jabar terus berupaya memberikan pemahaman tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. Seperti yang dilakukan jajaran...

#BeritaPolitik : DPD Ormas MKGR Provinsi Jawa Barat Gelar Rapat Pimpinan dan Rapat Kerja

BERITABANDUNG.id - Dalam menentukan arah dan tunjuan organisasi, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Organisasi Masyarakat (Ormas) Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Provinsi Jawa Barat...

#BeritaBandung : Polrestabes Bandung Rekayasa Lalu Lintas titik Wisata saat Libur Panjang Akhir Oktober

BERITABANDUNG.id - Kasat Lantas Polrestabes Bandung, Kompol M Rano Hadiyanto menyatakan, soal antisipasi libur panjang akhir Oktober 2020, akan melakukan rekayasa lalu lintas secara...

#BeritaPolrestabesBandung : Operasi Zebra Lodaya 2020 di Bandung Mulai 26 Oktober

BERITABANDUNG.id - Satlantas Polrestabes Bandung bakal menggelar Operasi Zebra Lodaya 2020 selama 13 hari mulai 26 Oktober hingga 8 November 2020. Polisi akan beroperasi lebih...

Recent Comments

Pin It on Pinterest

Share This

Share this post with your friends!