Thursday, August 5, 2021
Home Gubernur Jabar Dampingi Presiden Jokowi Tinjau Uji Klinis Vaksin Covid-19

Gubernur Jabar Dampingi Presiden Jokowi Tinjau Uji Klinis Vaksin Covid-19

BANDUNG– Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mendampingi Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo meninjau uji klinis vaksin COVID-19 produksi Sinovac, China, di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Padjadjaran (Unpad), Kota Bandung, Selasa (11/8/20).

“Hari ini saya hadir di Fakultas Kedokteran Unpad, Bandung, Jawa Barat ini dalam rangka melihat secara langsung pelaksanaan penyuntikan yang perdana untuk imunisasi untuk 1.620 relawan yang akan diujicobakan,” kata Presiden.

Presiden berharap uji klinis fase ketiga vaksin COVID-19 produksi Sinovac selesai dalam kurun enam bulan. Sehingga, pada Januari 2021, vaksin sudah dapat diproduksi secara massal. Sebelumnya, vaksin COVID-19 produksi Sinovac sudah menjalani dua fase uji klinis di China.

Selain vaksin COVID-19 produksi Sinovac, menurut Presiden, Indonesia bekerja sama dengan sejumlah negara terkait vaksin COVID-19, seperti Uni Emirat Arab dan Korea Selatan.

“Tetapi selain itu, kita juga membuka diri untuk juga bekerja sama, misalnya dengan Sinovac di Tiongkok. Kemudian bekerja sama dengan Uni Emirat Arab di G-42, bekerja sama juga dengan Korea Selatan. Saya kira kita membuka diri dalam rangka secepat-cepatnya kita bisa melakukan vaksinasi kepada seluruh rakyat di Indonesia,” katanya.

“Kita optimis bahwa dengan segera ditemukannya vaksin ini, kita bisa melakukan vaksinasi kepada seluruh rakyat,” tambahnya.

Selain itu, Presiden menyatakan, Indonesia melalui Bio Farma mampu memproduksi vaksin sendiri. Menurut ia, pada Agustus 2020, Bio Farma mampu memproduksi sekitar 100 juta vaksin.

“Tetapi nantinya di akhir tahun 2020 di bulan Desember sudah meningkat menjadi 250 juta vaksin. Artinya, vaksin inilah nanti yang akan digunakan untuk vaksinasi di Tanah Air,” ucapnya.

Indonesia, kata Presiden, tengah mengembangkan vaksin sendiri melalui SARS-CoV-2, virus penyebab COVID-19, yang menyebar di Tanah Air. Ia berharap vaksin yang akan dinamai Merah Putih itu hadir pada pertengahan 2021 mendatang.

“Kita telah tiga bulan ini mengembangkan vaksin sendiri dari isolit yang dikembangkan dari COVID-19 yang beredar di Indonesia. Kita harapkan vaksin Merah Putih ini juga akan segera selesai dan diperkirakan ini akan bisa diselesaikan nanti di pertengahan tahun 2021,” katanya.

“Jadi, kita mengembangkan full sendiri oleh lembaga Eyckman dan juga BPPT, LIPI, BP POM, Menristek, dan universitas-universitas yang kita miliki,” imbuhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Dukung Ridwansyah Yusuf, Damas Luncurkan Lagu Nonoman Digjaya

BERITABANDUNG.id - Aktivis dan seniman kampus yang tergabung dalam Daya Mahasiswa Sunda (Damas) mendeklarasikan dukungan kepada Ridwansyah Yusuf Achmad untuk menjadi ketua Komite Nasional...

Persib Bandung Galang Donasi Amal Untuk Terdampak Covid-19 Lewat Cara Modern, Kini Sudah Tembus Rp1,5 Miliar

BERITABANDUNG.id - Maung Bandung menggalang dana untuk mengurangi dampak Covid-19 di masyarakat melalui platform online. Persib Bandung turut bersimpati dengan situasi ekonomi dan sosial yang...

Ekonomi Terpuruk, Mang Oded Berharap PPKM tak Diperpanjang

BERITABANDUNG.id - Wali Kota Bandung, Oded M Danial berharap pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 yang berakhir pada 9 Agustus 2021 nanti tidak...

Istri Ketua AKAR Kaget Suaminya Lakukan Aksi Bunuh Diri di Balaikota Bandung

BERITABANDUNG.id - Ketua Harian Asosiasi Kafe dan Restoran (AKAR) Gan Bonddilie atau GB melakukan aksi percobaan bunuh diri di pintu masuk Balai Kota Bandung...

Recent Comments

Pin It on Pinterest

Share This

Share this post with your friends!