Wednesday, May 12, 2021
Home Gubernur Jabar Dampingi Presiden Jokowi Tinjau Uji Klinis Vaksin Covid-19

Gubernur Jabar Dampingi Presiden Jokowi Tinjau Uji Klinis Vaksin Covid-19

BANDUNG– Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mendampingi Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo meninjau uji klinis vaksin COVID-19 produksi Sinovac, China, di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Padjadjaran (Unpad), Kota Bandung, Selasa (11/8/20).

“Hari ini saya hadir di Fakultas Kedokteran Unpad, Bandung, Jawa Barat ini dalam rangka melihat secara langsung pelaksanaan penyuntikan yang perdana untuk imunisasi untuk 1.620 relawan yang akan diujicobakan,” kata Presiden.

Presiden berharap uji klinis fase ketiga vaksin COVID-19 produksi Sinovac selesai dalam kurun enam bulan. Sehingga, pada Januari 2021, vaksin sudah dapat diproduksi secara massal. Sebelumnya, vaksin COVID-19 produksi Sinovac sudah menjalani dua fase uji klinis di China.

Selain vaksin COVID-19 produksi Sinovac, menurut Presiden, Indonesia bekerja sama dengan sejumlah negara terkait vaksin COVID-19, seperti Uni Emirat Arab dan Korea Selatan.

“Tetapi selain itu, kita juga membuka diri untuk juga bekerja sama, misalnya dengan Sinovac di Tiongkok. Kemudian bekerja sama dengan Uni Emirat Arab di G-42, bekerja sama juga dengan Korea Selatan. Saya kira kita membuka diri dalam rangka secepat-cepatnya kita bisa melakukan vaksinasi kepada seluruh rakyat di Indonesia,” katanya.

“Kita optimis bahwa dengan segera ditemukannya vaksin ini, kita bisa melakukan vaksinasi kepada seluruh rakyat,” tambahnya.

Selain itu, Presiden menyatakan, Indonesia melalui Bio Farma mampu memproduksi vaksin sendiri. Menurut ia, pada Agustus 2020, Bio Farma mampu memproduksi sekitar 100 juta vaksin.

“Tetapi nantinya di akhir tahun 2020 di bulan Desember sudah meningkat menjadi 250 juta vaksin. Artinya, vaksin inilah nanti yang akan digunakan untuk vaksinasi di Tanah Air,” ucapnya.

Indonesia, kata Presiden, tengah mengembangkan vaksin sendiri melalui SARS-CoV-2, virus penyebab COVID-19, yang menyebar di Tanah Air. Ia berharap vaksin yang akan dinamai Merah Putih itu hadir pada pertengahan 2021 mendatang.

“Kita telah tiga bulan ini mengembangkan vaksin sendiri dari isolit yang dikembangkan dari COVID-19 yang beredar di Indonesia. Kita harapkan vaksin Merah Putih ini juga akan segera selesai dan diperkirakan ini akan bisa diselesaikan nanti di pertengahan tahun 2021,” katanya.

“Jadi, kita mengembangkan full sendiri oleh lembaga Eyckman dan juga BPPT, LIPI, BP POM, Menristek, dan universitas-universitas yang kita miliki,” imbuhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Ramadan Pergi, Wali Kota Berharap Umat Muslim Teruskan Kebaikan

BERITABANDUNG.id - Bulan suci Ramadan merupakan bulan penuh berkah dan kehadirannya begitu sangat dinantikan oleh umat muslim. Tak terasa, dalam hitungan hari tamu agung...

Hari ini mulai pukul 18.00,Sejumlah Ruas Jalan di Kota Bandung Ditutup

BERITABANDUNG.id - Satlantas Polrestabes Bandung akan memberlakukan penjagaan 3 ring saat malam takbiran yang jatuh pada malam ini Rabu, 12 Mei 2021. Selain penutupan sejumlah ruas jalan,...

Ingin Gelar Salat Id? MUI Siap Sediakan Penceramah dan Teks Khotbah

BERITABANDUNG.id - mendukung kebijakan desentralisasi pelaksaan salat Id, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung turut menyediakan teks khotbah. Tak hanya itu, MUI Kota Bandung...

Kecamatan Sukasari Salurkan Ratusan Alquran untuk 63 DKM

BERITABANDUNG.id - Bertepatan dengan momen Nuzulul Quran, Pemerintahan Kecamatan Sukasari memberikan 300 Alquran kepada 63 Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang ada di wilayahnya, Selasa...

Recent Comments

Pin It on Pinterest

Share This

Share this post with your friends!