Monday, March 1, 2021
Home Pendidikan Hampir Setahun Pandemi, Kelurahan Kebon Jayanti Berhasil Pertahankan Zona Hijau

Hampir Setahun Pandemi, Kelurahan Kebon Jayanti Berhasil Pertahankan Zona Hijau

BERITABANDUNG.id – Hampir satu tahun lamanya virus corona menggentayangi masyarakat Indonesia. Hingga kini sudah lebih dari satu juta orang terpapar virus yang diyakini berasal dari Wuhan, China.

Kelurahan Kebon Jayanti, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung merupakan salah satu wilayah yang berhasil mempertahankan status zona hijau pandemi Covid-19. Berhasil mencegah penularan virus Covid-19, tidak ada satu pun warga di kelurahan ini yang terpapar.

Kelurahan Kebon Jayanti termasuk kawasan padat penduduk yang memiliki luas wilayah hanya sekitar 27 hektar. Wilayah itu dihuni oleh 13.474 orang yang tersebar di 14 RW dan 89 RT.

“Alhamdulillah zona hijau, sejak awal pandemi Maret 2020 sampai sekarang sudah satu tahun warga kami tidak ada yang terpapar Covid-19, semua sehat,” kata Lurah Kebon Jayanti, Abdul Manaf kepada Humas Kota Bandung di Balai Kota Bandung, Senin (15 Februari 2021).

Manaf mengatakan, nol kasus ini merupakan hasil dari upaya yang dilakukan seluruh komponen kelurahan untuk mencegah Covid-19 masuk ke dalam wilayahnya.

Sejak awal Maret lalu, pihaknya mengajak para tokoh agama, sesepuh, pengurus RT/RW, Babinsa, dan Polsek bergerak cepat untuk mengantisipasi virus corona. Pertama yang dilakukan dan sangat penting, yaitu membangun kesadaran warga akan bahaya SARS CoV-2.

“Lebih baik kita cerewet daripada ada yang terpapar. Bangun kesadaran masyarakat, harus mau melaporkan. Covid-19 itu bukan penyakit aib tapi penyakit yang harus diwaspadai,” katanya.

“Kalau ada satu orang memiliki gejala, kami langsung tindak sehingga bisa diatasi lebih awal,” imbuhnya.

Kemudian upaya-upaya pencegahan pun sejak dulu hingga kini terus dilakukan. Seperti membagikan masker, menyemprotkan disinfektan secara massal di 14 RW melalui program Jumat Disinfektan.

“Setiap hari kami operasi yustisi menyadarkan warga. Walau pun kami harus menyediakan hal-hal yang udunan,” katanya.

Bahkan, lanjutnya, setiap warga luar yang hendak masuk ke Kelurahan Kebon Jayanti wajib lapor kepada RT setempat dan wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Sehingga sekarang sudah sadar. Ketika ada warga lain masuk, warga langsung mengingatkan dan meminta untuk segera lapor ke RT,” akunya.

“Kalau di Kelurahan Kebonjayanti sebelum adzan, kami mengingatkan pentingnya prokes. Seperti ‘ditunggu di masjid, jangan lupa bawa masker dan bawa sajadah sendiri’. Mudah-mudahan kami tidak lalai dan tidak terlena,” tutur Manaf. (Rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Apabila Memungkinkan, Wakil Wali Kota Bandung Siap Divaksin Covid-19

BERITABANDUNG.id - Sebelumnya Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana pernah terpapar Covid-19 pada Maret 2020 lalu, namun ia menyatakan siap untuk divaksin Covid-19.Pasalnya, vaksinasi...

Selain Perkebunan Teh, Berikut Objek Wisata Puncak Bogor dengan Nuansa Natural yang Mempesona

BERITABANDUNG.id - Bagi sebagian besar warga Bandung, Jakarta dan Bogor, jalur Puncak bukanlah rute yang asing. Saat kalian ingin pergi ke Bogor atau sebaliknya...

Ini Alasan Kim Jeffrey Hengkang dari Persib Bandung

BERITABANDUNG.id - Satu lagi pemain hengkang dari Persib Bandung. Kali ini, Maung Bandung ditinggal pemain kelahiran Jerman Kim Jeffrey Kurniawan. Kim Jeffrey resmi berpisah dengan...

Hampir 20 Tahun Situs Candi Bojongmenje Minim Perhatian, Terlihat Dari Segi Bangunan Yang Tidak Terawat

BERITABANDUNG.id - Keberadaan situs Candi Bojongmenje selama ini sangat Memprihatinkan, DPR RI Dr. H. Dede Yusuf M. Efendi, ST, M.I.Pol. Komisi X, Meninjau langsung...

Recent Comments

Pin It on Pinterest

Share This

Share this post with your friends!