Monday, June 21, 2021
Home Hot Isu Jabar Distribusikan Vaksin COVID-19 Sesuai Standar Kemenkes dan BPOM

Jabar Distribusikan Vaksin COVID-19 Sesuai Standar Kemenkes dan BPOM

BERITABANDUNG.id – Pendistribusian vaksin COVID-19 dari Provinsi Jawa Barat (Jabar) ke tujuh daerah dilakukan sesuai standar prosedur operasional (SOP) Kementerian Kesehatan serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Pun demikian dengan penyimpanan vaksin COVID-19.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jabar Dewi Sartika mengatakan, proses distribusi vaksin COVID-19 untuk vaksinasi tahap I termin I di tujuh daerah sudah rampung.

“Sore hari ini sudah dikirim ke rumah sakit, klinik, puskesmas, dan fasilitas kesehatan (faskes) pelayanan vaksinasi COVID-19,” kata Dewi saat menghadiri video conference bersama kabupaten/kota penerima vaksin COVID-19 di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (13/1/2021).

Adapun tujuh daerah tersebut yakni Kota Bandung (25.000 dosis), Kota Cimahi (3.880 dosis), Kota Bekasi (14.060 dosis), Kota Depok (11.140 dosis), Kota Bogor (9.160 dosis), Kabupaten Bandung (7.560 dosis), dan Kabupaten Bandung Barat (3.960 dosis).

Dewi menjelaskan, vaksin COVID-19 ada yang didistribusikan langsung oleh provinsi ke kabupaten/kota, ada juga kabupaten/kota yang mengambil sesuai jadwal pengambilan dan alokasi. Vaksin COVID-19 didistribusikan menggunakan kendaraan berpendingin cold box atau vaccine carrier.

“Vaksin disimpan dalam cold room, vaccine refrigerator, atau penyimpanan vaksin lain sesuai jenis vaksin pada suhu yang direkomendasikan sebelum didistribusikan ke faskes,” ucapnya.

“Kabupaten/kota akan mendistribusikan vaksin dan logistik lainnya ke rumah sakit, puskesmas, dan pos pelayanan vaksinasi dengan menggunakan mobil box atau puskesmas keliling. Vaksin ditempatkan pada vaccine carrier disertai cool pack,” imbuhnya.

Dewi mengatakan, terdapat sejumlah hal yang mesti diperhatikan kabupaten/kota saat pemberian vaksin COVID-19. Pertama, sebelum vaksinasi dilakukan penapisan atau skrining terhadap status kesehatan penerima vaksin.

Saat vaksinasi, kata Dewi, protokol kesehatan harus diterapkan dengan ketat. Vaksinasi COVID-19 pun jangan sampai mengganggu pelayanan imunisasi rutin dan pelayanan kesehatan lainnya.

“Per orang diberikan dua dosis dengan jarak minimal 14 hari dari penyuntikan pertama. Setelah vaksinasi, pengawasan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) harus diberikan,” katanya,

Selain itu, menurut Dewi, tempat atau ruang vaksinasi COVID-19 harus luas dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Sebelum dan sesudah pelayanan vaksinasi COVID-19, ruang harus dibersihkan dengan desinfektan.

Fasilitas tempat mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir harus disediakan. Kemudian, jarak meja antar petugas minimal 1-2 meter. Pun demikian dengan jarak tempat duduk penerima vaksin COVID-19.

“Atur agar tempat atau ruang tunggu sasaran yang sudah dan belum vaksinasi terpisah. Jika memungkinkan, tempat untuk menunggu 30 menit sesudah vaksinasi di tempat terbuka,” ucapnya.

Dewi pun meminta kabupaten/kota yang melakukan vaksinasi COVID-19 tahap I termin I untuk intens berkomunikasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar. “Apabila ada hal-hal yang perlu (dipenuhi) segera dikomunikasikan,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Petugas Gabungan Putar Balik 500 Kendaraan Wisatawan di Perbatasan Garut-Bandung

BERITABANDUNG.id - Upaya menekan penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Garut, petugas gabungan putar balik 500 kendaraan wisatawan di perbatasan Bandung-Garut, Minggu (20/6/2021). Petugas gabungan dari...

Ketua Pemuda Pancasila Jabar H. Tubagus Dasep Meninggal Dunia

BERITABANDUNG.id - Ketua MPW Pemuda Pancasila Jabar Tubagus  Dasep menghembuskan nafas terakhirnya, Minggu 20 Juni 2021. Kabar duka tersebut disampaikan anak yang juga aktivis kepemudaan...

Keterisian Tempat Tidur Ruang Isolasi RS Covid-19 di Kota Bandung Sentuh 92 Persen

BERITABANDUNG.id - Keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di ruang isolasi bagi pasien Covid-19 di berbagai rumah sakit di Kota Bandung terus...

Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Polisi di Bandung Bubarkan Kerumunan Warga

BERITABANDUNG.id - Polrestabes Bandung mulai gencar mengawasi dan melakukan pembubaran kerumunan warga di pusat Kota Bandung untuk menekan angka kasus Covid-19 yang kini sedang melonjak. Kapolrestabes...

Recent Comments

Pin It on Pinterest

Share This

Share this post with your friends!