BERITABANDUNG.id – Dalam rangka mengisi Bulan Suci Ramadhan 1442 dan dan mencermati Isu – Isu Nasional, Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia ( ICMI ) Orwil Jabar mengadakan Silaturahmi dan Muzakaroh dilaksanakaan Offline dan Online.

Kegiatan dibuka oleh Prof.Dr.H.Moh.Najib.,M.Ag (Ketua ICMI Orwil Jabar), bertindak sebagai Moderator Dr.H.Muslim Musti.,M.Si (Sekum Dewan Pakar), dan Nara Sumber Prof.Dr.H. Asep Warlan (Ketua Dewan Pakar), dihadiri Dr.H.Ujang Saepullah.,M.Si (Sekum ICMI Jabar), Dr.H.Encup Supriatna., M.Si (Bendahara); Drs.H.Dedeng Yusuf Maolani,SH.,M.Si; Dr.H.Rajaminsyah,SH.,MM.Pd (Wakil Sekretris),Drs.H.Marnawi Munamah.,MM, Hj.Murni dan Euis Mully Muliati.,MM. Juga di ikuti melalui online perwakilan dari Badan otonom ICMI Jabar MASIKA ICMI JABAR, Alisa Khadijah ICMI Jabar, Ketua BUMI, dan Koperasi Syariah serta para Pengurus lainnya bertempat di Aula Rapat Gedung ICMI Lantai 2 Jl.Cikutra No.276 D Bandung. Selasa, 13/4/2021.

Prof.Dr.H.Moh.Najib,M.Ag, dalam sambutannya antara lain mengatakan Ramadhan diyakini sebagai gunung emas bernilai ibadah, sehingga umat Islam bangkit meningkatkan aktivitas kebajikan dan kebaikan mulai setelah sahur sampai sahur kembali. Selain menjalankan ibadah puasa, umat Islam pun dianugerahi untuk menjalankan ibadah lainnya, baik ibadah mahdhah maupun ibadah ghairu mahdhah (muamalah).

Allah Swt. tidak hanya memberikan niai ibadah pada kebajikan penghambaan kepada-Nya, tetapi setiap aspek dalam kehidupan manusia berupa menebar kebaikan terhadap sesama dan alam semesta juga bernilai ibadah (QS. 2:110). Apabila ibadah tersebut ditunaikan dengan ikhlas dan khusu pada Ramadhan, insya Allah pahalanya berlipatganda. Terlebih jika amalan itu dilaksanakan pada malam lailaitul qadar, nilainya akan dilipatkangandakan sama dengan seribu bulan (QS.97:03).

Oleh sebab itu untuk mengisi Bulan Suci Ramadhan 1442, ICMI Jabar insha Allah akan melaksanakan kegiatan : 1. Dialog Interakrif , 2. Kajian Al-Qur’an dan Sains dan 3. Seminar Nasional isu-isu strategis.

Sementara itu Prof.Dr.H. Asep Warlan (Ketua Dewan Pakar) dalam paparan rencana kegiatan mengatakan bahwa :

1. Dialog Interakrif dengan alokasi waktu Alokasi Waktu : 1 x dalam seminggu Pukul :16.00-17.30; dengan Tema Tema : a. Potensialitas perempuan muslim dalam menghadapi tantangan zaman, b. Fenomena mudik di masa pandemic, c. Lingkungan hidup, korupsi dan bencana alam dalam pandangan Islam. Dan Ekonomi Syariah sebagai solusi menggapai Negara kesejahteraan .

2. Kajian Al-Qur’an dan Sains Alokasi Waktu : 3x dalam seminggu dimulai pukul: 06.00-07.00 Tema : a. Mujizat Al-qur’an, b. Sumber daya alam untuk kesejahteraan rakyat. c. Air untuk kesehatan ,d. Pendidikan dan Akhlakul Karimah, e. Alam semesta dan fenomena kebencanaan, f. politik dan kepemimpinan., g. Hukum dan peradaban Islam, h. Zakat dan pembangunan ekonomi, i. Hak Azasi manusia dalam perspektif ajaran Islam, j. Peran dan Fungsi zakat dalam penentuan kemiskinan, k. Pendayagunaan Wakaf dalam kebangkitan Islam.

3. Seminar Nasional isu-isu strategis.Alokasi waktu : 2x dalam satu bulan
Dimulai : 13.00-17.00 dengan Tema :a. Membangun peradaban membangun kepemimpinan muslim, b . Memperkuat soliditas umat Islam dalma mewujudkan Negara hokum yang berkeadilan.

Lebih lanjut Prof.Asep Warlan, bahwa dalam pembahasan Kajian Al-Qur’an dan Sains dikaji dari: Pendekatan disiplin Ilmu ; Pendekatan Aplikasi; Pendekatan fenomenologis; Pendekatan syariah; Pendekatan kasuistik dan Pendekatan ahli yang SDM ICMI .
Kegiatan Dialog Interaktif, Kajian Al-Quran dan Sain serta Seminar Nasional isu-isu strategis, akan menghadirkan nara sumber para pakar yang ahli di bidangnya, dan untuk penyusunan Jadwal Kegiatan Insya Alloh minggu ini akan segera di umumkan.

Hasil dari Kegiatan Ramadhan tahun ini mudahkan dapat melahirkan pemikiran-pemikiran dan Kajian bersama dalam bentuk Rekomendasi bagi Pemerintah dalam bentuk Rekomendasi “Sumbangsih ICMI bagi Negeri”, pungkas Prof.Asep

Kegiatan ditutup oleh Prof.Najib dengan akan dilaksanakan kegiatan Mengisi Bulan Suci Ramadhan 1442 H oleh ICMI Orwil Jabar. Dimana Ramadhan tahun ini merupakan Ramadhan kedua pada masa pandemic covid-19, sejatinya kita jadikan moment strategis untuk bangkit mendawamkan kebajikan dan kebaikan dengan bersimbuh dan berdo’a semoga Allah Swt. segera mengangkat dan memusnahkan virus corona dari Bumi Pertiwi Nusantara bahkan Dunia. Kita yakin hanya Allahlah yang menciptakannya dan hanya Allahlah yang dapat memusnahkannya. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

(Ocid sutarsa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here