Sunday, October 17, 2021
Home Regional Jabar Pemulihan Ekonomi Jabar: Sejumlah Sektor Mulai Ada Pertumbuhan

Pemulihan Ekonomi Jabar: Sejumlah Sektor Mulai Ada Pertumbuhan

BERITABANDUNG.id – Perekonomian Jawa Barat (Jabar) memperlihatkan grafik menanjak usai terpukul pandemi COVID-19.

Ekonomi Jabar triwulan III-2020 terhadap triwulan sebelumnya meningkat sebesar 3,37 persen (q-to-q). Secara tahunan (y-on-y), ekonomi Jabar pada triwulan III-2020 mengalami kontraksi pertumbuhan yaitu minus 4,08 persen.

Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jabar Taufik Saleh melaporkan, berdasarkan survei triwulan III-2020, ada tiga dari 10 sektor yang mengalami pertumbuhan. Ketiga sektor tersebut yakni pertanian, industri pengolahan dan kontruksi, serta perdagangan.

“Pertumbuhan dimaksud adalah kontraksinya mengecil. Di tiga sektor tersebut, perusahaannya sudah mulai beraktivitas dan menuju normal sehingga terlihat ada pertumbuhan meski belum pulih seperti sebelumnya,” katanya dalam Rapat Koordinasi Dunia Usaha Jabar yang diselenggarakan oleh Komite Pemulihan Ekonomi Daerah (KPED) Jabar via konferensi video.

Taufik Saleh menyarankan kepada KPED Jabar untuk menginventarisasi sektor-sektor yang berpotensi besar mencatat pertumbuhan pada triwulan IV-2020. Oleh karena itu, KPED Jabar akan membuat program prioritas di sektor potensial guna mengakselerasi pemulihan ekonomi di Jabar.

Selain itu, kata Taufik Saleh, ada sentimen positif yang dapat menjadi stimulus untuk pemulihan ekonomi, yakni realisasi investasi. Hal itu akan mendorong pertumbuhan ekonomi Jabar.

“Secara umum, Jabar memang masih kontraksi tapi lebih baik dibanding triwulan II. Bila pada Q2 minus 5,98, pada Q3 minusnya mengecil jadi 4,08. Jadi ada pertumbuhan sebetulnya,” ucap Taufik Saleh.

Selama periode Januari-September 2020 alias sampai triwulan III-2020, Jabar menempati peringkat pertama realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan total Rp86,3 triliun.

Wakil Ketua Divisi Pertanian dan Ketahanan Pangan KPED Jabar Sonson Garsoni menyatakan, pihaknya sudah menyusun manual book bagi pelaku usaha. Manual book tersebut dapat dijadikan pedoman dalam pengembangan komoditi, seperti padi, jagung, unggas, dan urban farming.

“Keempat komoditi itu bila dijalankan dengan konsep korporasi, bisa meningkatkan ketahanan pangan di era COVID-19,” kata Sonson Garsoni.

Sonson Garsoni menyarankan Gubernur Jabar untuk turut memasarkan komoditas asal Jabar kepada pengusaha dan sektor industri. Apalagi, kebutuhan komoditas industri di Jabar dipasok dari luar Jabar.

Wakil Koordinator Sub Divisi Transportasi dan Logistik KPED Jabar Budi Setiawan mengusulkan penghapusan pajak kendaraan angkutan dan beban perizinan. Usulan itu muncul karena selama pandemi COVID-19 sektor transportasi mengalami penurunan tajam.

“Ada beberapa usulan yang kami sampaikan selain penghapusan pajak kendaraan. Yaitu segera dibentuknya dewan transportasi dan supply chain center, dilakukannya promosi angkutan umum sehat, diadakan BLT (Bantuan Langsung Tunai) untuk awak kendaraan, serta subsidi bunga,” kata Budi.

Menanggapi usulan dan realita di lapangan, Wakil Ketua Harian KPED Jabar Ina Priminana menilai, tantangan terbesar di tengah pandemi COVID-19 adalah mewujudkan sinergi antara birokrasi dan dunia usaha.

“Sebetulnya peluang sudah ada di depan mata, bagaimana itu bisa dilaksanakan supaya bisa memberikan efek berkelanjutan terhadap program penyelamatan, pemulihan, dan penormalan ekonomi di Jabar,” kata Guru Besar Fakultas Ekonomi (FE) Unpad ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Waspada! 19 Kecamatan di Bandung Kategori Daerah Rawan Gempa Tingkat Tinggi

BERITABANDUNG.id - Sebanyak 19 dari 30 kecamatan di Kota Bandung masuk kategori daerah rawan bencana gempa bumi tingkat tinggi. Status ini didasarkan pada posisi...

Mang Oded Ajak Warga Kota Bandung Dukung Pertanian Terpadu

BERITABANDUNG.id - Pemkot Bandung terus berupaya menjaga, mengkreasi dan menginovasi pertanian perkotaan atau urban farming dalam rangka penguatan ketahanan pangan. Terbaru Pemkot Bandung mengenalkan program...

Kaum Transgender di Bandung Bisa Miliki KTP-El, Berikut Syaratnya

BERITABANDUNG.id - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung mempersilahkan bagi transgender yang ingin memiliki kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) untuk segera mendaftarkan...

Kemenparekraf Yakin UMKM pada Generasi Saat ini Mampu Penuhi Kebutuhan Pasar Internasional

BERITABANDUNG.id - Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UKM di Indonesia, terutama dalam beradaptasi dan menghadapi tantangan baru saat krisis pandemi berlalu. Dengan semangat...

Recent Comments

Pin It on Pinterest

Share This

Share this post with your friends!