Monday, July 26, 2021
Home Headline POLRES INDRAMAYU BERHASIL RINGKUS PELAKU TP PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN

POLRES INDRAMAYU BERHASIL RINGKUS PELAKU TP PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN

INDRAMAYU – Sat Reskrim Polres Indramayu Polda Jabar berhasil meringkus pelaku tindak pidana pencurian dan pemberatan (Curat). Jumat, (17/07/2020).

Kapolres Indramayu Polda Jabar AKBP Suhermanto,S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres Indramayu Kompol Nanang Suhendar, S.H., M.H., dan Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Hamzah Badaru S.I.K., serta Paur Humas Polres Indramayu Iptu Iwa Mashadi,S.H.,M.H., saat menggelar Konferensi Pers di Mako Polres Indramayu Jawa Barat menjelaskan, bahwa penangkapan pelaku kasus pencurian dengan pemberatan ini bermula adanya laporan dari masyarakat.

“Dalam laporannya, di area IND 213 Jatibarang jalan raya Jatibarang – Cirebon Desa Pilangsari beberapa baterai towernya telah hilang. Dari laporan itu ditindaklanjuti oleh Sat Reskrim Polres Indramayu hingga berhasil mengamankan pelaku bersama sejumlah barang bukti,” tuturnya.

Diungkapkan oleh Kapolres Indramayu Polda Jabar AKBP Suhermanto,S.I.K., M.Si., adapun modus operandi yang dilakukan tersangka IWN RSWND dan tersangka ALF AGR secara bersama-sama mengambil Baterai Tower BTS dengan cara mengangkat dan menggeser pintu pagar Tower lalu merusak tempat baterai dan mengambil 1 bank baterai BTS sebanyak 4 (empat) unit baterai kemudian para tersangka melalui perantara Tersangka FRJAL (DPO) dan Tersangka KRD menjual baterai tersebut kepada Tersangka MHTR dengan harga perkilo sebesar Rp. 10.500,- (sepuluh ribu lima ratus rupiah), imbuhnya.

Ditambahkannya, adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1 (satu) unit mobil Toyota Avanza Nomor D 1564 ADR warna hitam, 1 (satu) lembar STNK, 1 (satu) buah kunci kontak mobil Toyota Avanza, 1 (satu) buah tas punggung warna hitam, 1 (satu) buah gerinda, 3 (tiga) buah obeng, 1 (satu) buah tang, 2 (dua) set kunci serta 1 (satu) unit Timbangan duduk.

“Kini ke empat para pelaku mendekam di sel Polres Indramayu, pelaku akan di jerat pasal 363 ayat (2) KUHP ancaman penjara paling lama 7 (Tujuh) tahun kurungan,” terangnya.

Lebih lanjut, satu orang ditetapkan sebagai DPO inisial FRJAL masih dalam pengejaran. Tutupnya.*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Kolaborasi ICMI Orwil Jawa Barat dan Aksi Cepat Tanggap (ACT)

BERITABANDUNG.id - Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia ( ICMI ) Orwil Jawa Barat Salurkan Daging Qurban dan 1 Ton Beras...

Yuk Lindungi Anak di Masa Pandemi Covid-19

BERITABANDUNG.id - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung, Rita Verita mengungkapkan, perlindungan anak di masa pandemi Covid-19 sangatlah penting. Pasalnya,...

Walikota Bandung Sakit hingga Harus Dirawat di RS

BERITABANDUNG.id - Wali Kota Bandung Oded M Danial jatuh sakit hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit. Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyebut orang...

Bandung Datathon 2021: Reaktivasi Pemulihan Kota Saat dan Setelah Covid-19

BERITABANDUNG.id - Pemkot Bandung kembali menggelar Bandung Datathon. Kegiatan tersebut merupakan kompetisi tahunan yang diselenggarakan secara rutin oleh Pemkot Bandung sejak 2015.Kompetisi ini bertujuan...

Recent Comments

Pin It on Pinterest

Share This

Share this post with your friends!