BERITABANDUNG.id – Gaya khas operan dari kaki ke kaki, Tiki Taka kembali hidup dalam permainan Persib Bandung yang kini nahkodai Luis Milla.
Mengutip dari RadarBandung, Gaya permainan itu ditandai munculnya operan-operan yang berujung gol David da Silva saat Persib meladeni RANS Nusantara FC, dalam laga lanjutan Liga 1 2022 sekaligus menjadi laga perdana Persib yang ditukangi pelatih asal Spanyol itu, Minggu (4/9).
Berlaga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Maung Bandung menang dengan skor 2-1. Kehadiran eks pelatih Timnas Indonesia itu membuat publik GBLA kembali bergairah.
Terlihat dalam proses terciptanya gol ke gawang RANS. Pemain memainkan operan dari kaki ke kaki sebelum menciptakan gol. Luis Milla sebagai pelatih membawa perubahan. Biasanya, Persib di era Robert Alberts memasang formasi 4-4-2. Tapi Milla memakai 3-4-3. Bahkan saat diserang lawan, memasang 4-5-1.
“Setiap pelatih punya taktik. Ini yang saya terapkan di Persib. Kami pun bermain sangat baik di babak pertama,” kata Luis Milla selepas laga.
Menurutnya, kemenangan atas skuad besutan Rahmad Darmawan menambah kepercayaan diri untuk memainkan laga selanjutnya kontra Arema FC. “Kemenangan ini menambah kepercayaan diri kami untuk laga selanjutnya. Dan kemenangan ini kami persembahkan untuk keluarga Almarhum Ajun,” ucapnya.
Sebelum kick off pertandingan, pemain, ofisial, hingga Bobotoh mengheningkan cipta untuk almarhum Zulkarnaen atau Pak Ajun. Momen mengheningkan cipta berlangsung khidmat. Seisi stadion hening sejenak sambil menundukkan kepala.
Para pemain dan staf Persib Bandung juga terlihat menggunakan kaos hitam bergambarkan almarhum kitman Persib tersebut. Pak Ajun meninggal dunia pada Rabu, 31 Agustus 2022.
Sementara itu, dalam laga ini, 2 gol Persib ke gawang RANS Nusantara FC dilesakkan David Da Silva di menit ke-26 dan Ciro Alves pada menit ke 45+1 melalui titik putih. Sementara gol RANS FC dilesakkan Wander Luiz pada menit ke-83.
Menerapkan strategi berbeda membuat Rahmad Darmawan, pelatih RANS Nusantara terkejut. Menurutnya, apa yang ditampilkan Luis Milla dalam pertandingan di luar dugaan.
“Kita sudah mencoba memberikan perlawan. Ada perubahan pakai skema di luar dugaan kami. 3-4-3 saat menyerang dan melakukan formasi 4-5-1 saat bertahan,” ujarnya.
Melihat apa yang diterapkan Luis Milla, RD, sapaan akrabnya menerapkan kontra strategi. Ia menerapkan formasi 4-4-2 pada babak kedua. “Perubahannya hanya itu saja, dan saya rasa cukup efektif. Kerja pemain jadi lebih mudah,” kata RD.

