Disdagin Kota Bandung Klaim Harga Bahan Pokok Berangsur Menurun

0
12
Pedagang mengambil cabai merah keriting untuk ditimbang (ilustrasi) Foto: ANTARA/Aditya Pradana Putra
Pedagang mengambil cabai merah keriting untuk ditimbang (ilustrasi) Foto: ANTARA/Aditya Pradana Putra

BERITABANDUNG.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) Kota Bandung mengklaim harga bahan pokok di 8 pasar tradisional berangsur menurun pasca Idul Adha 1443 Hijriah. Namun, penurunan harga relatif belum signifikan disebabkan faktor cuaca yang masih mempengaruhi harga-harga.

“Sudah mulai menurun cuma belum signifikan masih sedikit-sedikit,” ujar Kabid Distribusi Perdagangan Disdagin Kota Bandung Meiwan Kartiwa saat dikonfirmasi, Jumat (15/7/2022).

Ia menuturkan pihaknya telah melakukan pemantauan harga-harga pada Kamis (14/7/2022) kemarin dan didapati harga bahan pokok cabai masih stabil. Bahkan rata-rata mengalami penurunan.

“Cabai rawit merah ada yang jual Rp 80 ribu sampai Rp 120 ribu, cabai merah keriting Rp 80 ribu sampai Rp Rp 120, cabai merah tanjung Rp 90 ribu sampai Rp 120 ribu dan bawang merah Rp 60 ribu sampai Rp 75 ribu,” katanya.

Meiwan menuturkan harga daging ayam dan telur ayam relatif menurun dan minyak goreng curah sudah stabil. Ia mengatakan penyebab harga relatif belum menurun signifikan disebabkan faktor anomali cuaca hujan terus di sentra sayuran.

Selain itu banjir pada akses menuju ke Kota Bandung dan masa tanam yang mundur. Apalagi produk sayuran tidak bertahan lama dan di musim hujan cepat membusuk.

Sebelumnya, harga sejumlah komoditas bahan pokok di pasar tradisional Kosambi, Kota Bandung masih tinggi diantaranya yaitu cabai tanjung, tomat dan kentang. Kenaikan harga ditengarai akibat ketersediaan barang yang minim serta faktor petani yang banyak gagal panen.

Salah seorang pedagang sayuran Abang mengaku harga cabai tanjung mengalami kenaikan sejak lebaran Idul Adha mencapai Rp 150 ribu per kilogram. Namun, saat ini harga cenderung menurun namun masih tinggi Rp 140 ribu per kilogram.

“Harga cabai tanjung waktu Idul Adha Rp 150 ribu per kilogram, sekarang Rp 140 ribu masih mahal. Biasanya Rp 50 ribu hingga Rp 60 ribu per kilogram,” ujarnya saat ditemui di Pasar Kosambi, Rabu (13/7/2022).

Ia mengungkapkan kenaikan harga pangan tidak hanya untuk cabai tanjung namun untuk sayuran yang lain. Harga kol yang biasa Rp 6.000-7.000 per kilogram menjadi Rp 12 ribu per kilogram.

Sedangkan bawang merah Brebes biasa Rp 40 ribu hingga Rp 50 ribu per kilogram menjadi Rp 70 ribu per kilogram. Harga tomat dari Rp 3.000 per kilogram menjadi Rp 15 ribu per kilogram serta kentang dari Rp 14 ribu menjadi Rp 17 ribu per kilogram.

(Repuplika)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here