Thursday, April 22, 2021
Home Citizen Jurnalis Netizen soal Larangan Mudik 2021: Pulang Kampung Boleh Nggak?

Netizen soal Larangan Mudik 2021: Pulang Kampung Boleh Nggak?

BERITABANDUNG.id – Pemerintah larang mudik tahun 20201, Pengumuman ini praktis langsung menarik perhatian warganet sampai membanjiri lini masa Twitter.

Pengguna Twitter banyak mengomentari hasil kebijakan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy itu.

Seperti pada akun @likelyollie137. Ia menilai larangan tersebut tidak berarti apa-apa, karena menurutnya banyak orang yang sudah tidak tahan dan tidak akan peduli.

Maap maap nih, buat saya sih kaga ngefek lo mau ngomong apa juga, karena berjuta-juta orang yg udah nahan rindu juga pasti kaga peduli,”

Ada pula warganet yang merasa sakit kepala usai bangun tidur melihat pemberitaan yang isinya pemerintah melarang masyarakat untuk melakukan mudik.

Bangun tidur liat berita larangan mudik langsung sakit kepala heleh” ujarnya.

Lebih lanjut akun @Hendrik_B_Anto. Ia mempertanyakan apakah pulang kampung diperbolehkan jika mudik dilarang.

Kalau pulang kampung masih boleh kan?“katanya

Di samping itu ada warganet yang menunggu penutupan transportasi untuk menunjang pelarangan mudik dari pemerintah itu. Seperti pada akun @BayPamungkas97.

Ditunggu penutupan Transportasi umum pada saat itu. Kalau cuma himbauan tapi transportasi umum ngasih diskon ya sama aja,” cuitnya.

Dan jangan sampai pas menjelang pelaksanaan 6-17 mei tibatiba pemberitahuan boleh perjalanan dengan surat dinas,” lanjutnya.

Namun ada juga pengguna Twitter yang berkomentar lain terkait larangan mudik pada 6-17 Mei 2021 itu. Ia mempertanyakan apakah diluar tanggal tersebut diperbolehkan mudik atau tidak.

6-17 dilarang mudik tapi kalo 5-18 boleh kali ya,” cuitnya.

Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) secara resmi melarang mudik lebaran 2021 pada 6-17 Mei 2021. Keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan risiko penularan Covid-19.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan angka penularan dan kematian Covid-19 masih tinggi terutama pasca libur panjang.

“Cuti bersama idul fitri satu hari ada, tapi enggak boleh ada aktivitas mudik. Pemberian bansos akan diberikan,” kata Muhadjir di Jakarta, Jumat (26/3).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Kota Bandung Resmi Terima Dua Flyover, Tahun Ini Bakal Dipercantik

BERITABANDUNG.id - Pemkot Bandung resmi menerima dua flyover, yakni di Jalan Jakarta dan Jalan Laswi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, Kamis (22 April...

47.000 UMKM di Kota Bandung Daftar jadi Penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro

BERITABANDUNG.id - Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM) Kota Bandung Atet Dedi Handiman mengatakan setidaknya saat ini ada 47.000 lebih UMKM...

Honorarium PHL Pemikul Jenazah TPU Segera Dibayarkan

BERITABANDUNG.id - Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Dadang Iriana menyatakan, anggaran honor bagi Pekerja Harian Lepas (PHL) pemikul jenazah di TPU Cikadut...

Ayo Ngabuburit, di Acara Pameran ‘UKM Jabar Paten’ nya Kemenkop UKM

BERITABANDUNG.id - Kementerian Koperasi dan UKM kembali menggelar pameran dan showcase dalam rangkaian kegiatan 'UKM Jabar Paten'. Sebanyak 87 produk UKM unggulan di sektor...

Recent Comments

Pin It on Pinterest

Share This

Share this post with your friends!