Tuesday, January 31, 2023
Ads
Home Opini Optimalisasi Peran KAHMI dalam Merespons Persoalan Bangsa

Optimalisasi Peran KAHMI dalam Merespons Persoalan Bangsa

oleh : Imam Syafei sebagai alumni HMI Cabang Kabupaten Bandung

beritabandung.id –  Artikel – Sebagaimana kita ketahui bahwa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) merupakan organisasi mahasiswa yang didirikan oleh Lafran Pane beserta 14 mahasiswa di Yogyakarta pada tanggal 5 Februari 1947.

Sebagai organisasi kemahasiswaan, HMI memiliki tujuan yang sangat mulia, yaitu terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernapaskan Islam dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhai Allah SWT.

Tujuan tersebut ternyata senafas dengan tujuan KAHMI sebagai wadah bagi para alumni HMI, yaitu terwujudnya cendikiawan muslim yang mampu menjalin hubungan kemitraan dengan berbagai pihak dalam rangka perjuangan mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang diridhai Allah SWT.

Himpunan Mahasiswa Islam-Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-KAHMI) selama ini telah berhasil mencetak kader yang mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara. Para alumni HMI telah berkiprah di berbagai bidang, seperti pemerintahan, partai politik, parlemen, akademisi, pengusaha, dan lain-lain.

Di antara tokoh alumni HMI yang cukup dikenal publik adalah Nurcholish Madjid (Cak Nur), Akbar Tandjung, Jusuf Kalla, Abdul Ghafur, Mar’ie Muhammad, Artidjo Alkostar, Moh Mahfud MD, Yusril Ihza Mahendra, dan masih banyak lagi tokoh HMI yang tidak mungkin disebut satu per satu.

Kiprah dan pemikiran alumni HMI memang tidak dapat diragukan lagi. Peran mereka dalam memajukan bangsa dan negara ini sangat konkret. Kerena itu, peran ini perlu dilanjutkan oleh kader-kader muda HMI. Kader muda HMI harus mewarnai perjalanan Indonesia menjadi bangsa yang adil dan makmur sebagaimana tujuan HMI-KAHMI.

Optimalisasi

Saat ini kita hidup di era keterbukaan yang penuh dengan berbagai tantangan. Karena itu, alumni HMI yang tergabung dalam KAHMI tidak boleh berdiam diri menyaksikan ketidakadilan dan berbagai perilaku amoral yang membahayakan bagi keutuhan bangsa dan negara. Ditambah lagi, saat ini Indonesia sedang dihadapkan pada krisis kepemimpinan. Hal ini merupakan persoalan serius yang harus segera ditangani.

Dalam konteks ini, KAHMI perlu turun tangan merespons persoalan bangsa tersebut. Tentu saja, HMI harus tetap konsisten dengan idealismenya sebagai  gerakan keindonesiaan, keislaman dan kecendekiawanan. Peran KAHMI benar-benar ditunggu terutama di era digital seperti saat ini. Kemiskinan, pengangguran, intoleransi, ketidakadilan dan kriminalitas merupakan sederet persoalan yang tengah dihadapi bangsa Indonesia.

Karena itu, KAHMI perlu mengoptimalkan perannya dalam rangka menyelesaikan berbagai persoalan bangsa. Alumni HMI harus berperan aktif merespons berbagai persoalan bangsa sesuai dengan bidang dan kemampuan masing-masing. Di sinilah, KAHMI perlu menyiapkan SDM-SDM berkualitas yang dapat diandalkan dalam merespons segala persoalan yang ada di tengah-tengah masyarakat.

Menurut Ginandjar Kartasasmita, peran dan kiprah HMI akan senantiasa relevan di masa depan jika ia memusatkan perhatian pada upaya membangun sumber daya manusia berkualitas yang dibutuhkan dalam pembangunan di abad ke-21.

Dalam mengoptimalkan perannya KAHMI perlu bersinergi dengan berbagai pihak. Dalam hal ini, KAHMI perlu berkolaborasi dengan pemerintah, swasta, lembaga pendidikan, media massa dan juga masyarakat. Saya sangat yakin, jika peran HMI-KAHMI ini dapat dilakukan secara optimal, maka tujuan untuk mencetak cendikiawan muslim yang mampu menjalin hubungan kemitraan dengan berbagai pihak dalam rangka perjuangan mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang diridhoi Allah SWT akan berwujud nyata di tengah-tengah masyarakat. Wallahu a’lam bish shawab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Kalahkan PSIS, Persib Kembali Kejalur Juara Liga 1

BERITABANDUNG.id - Persib Bandung melanjutkan rekor tak terkalahkan di 13 pertandingan Liga 1 2022/2023. Anak-anak asuhan Luis Milla sukses menaklukkan tuan rumah PSIS Semarang...

Sahabat Museum Konferensi Asia Afrika, Wadah Inspiratif bagi Kaum Muda

BERITABANDUNG.id - Museum Konferensi Asia-Afrika atau yang bisa disebut dengan Museum KAA, merupakan gedung saksi peristiwa sejarah yaitu Konferensi Asia-Afrika yang berlangsung pada tanggal...

Keren! Kota Bandung Terbaik Soal Indeks Literasi Ekonomi Digital

BERITABANDUNG.id - Jika bicara tentang digitalisasi, warga Bandung patut bangga. Berdasarkan studi Indonesia Digital Economy Literacy Index (Indelix) 2022, Kota Bandung menjadi daerah dengan...

Ducting di Kawasan Dago 100 Persen, Selanjutnya Kawasan Jalan Riau

BERITABANDUNG.id - Program ducting atau penanaman kabel udara ke dalam tanah di kawasan Jalan Ir. H. Djuanda (Dago) oleh Pemkot Bandung pada 2022 telah...

Recent Comments

Pin It on Pinterest

Share This

Share this post with your friends!