BERITABANDUNG.id – ITB Career Center kembali mengadakan bursa kerja ITB bertajuk Virtual Titian Karir Terpadu April 2021. Kegiatan yang digelar unit di bawah Direktorat Kemahasiswaan ITB ini bertujuan untuk memulihkan perekonomian di masa pandemi COVID-19.

Karena bursa kerja ini cukup singkat, Kalian harus mencatat waktu kegiatannya. Berlangsung dari Tanggal 7 hingga 12 April 2021 yang dilakukan secara daring. Bagi kalian yang tertarik bisa langsung kunjungi website virtualfair.karir.itb.ac.id.

Direktur ITB Career Center Sonny Rustiadi mengatakan, bursa kerja ini merupakan upaya dukungan ITB dalam mempercepat pemulihan ekonomi. Selain itu, ITB juga berusaha untuk menekan dampak ekonomi akibat pandemi. ITB pun bergerak untuk menyambungkan sumberdaya dengan sejumlah perusahaan.

“Dari sisi ekonomi dan bisnis, new normal mulai menggeser bisnis model menjadi ke arah serba digital (digitalisasi) dan bergantung pada teknologi. Merekrut karyawan secara virtual sudah menjadi hal yang lumrah. Banyak perusahaan yang mulai melakukan proses perekrutan tersebut di awal tahun ini,” kata Sonny dalam keterangan pers yang diterima detik, Rabu (7/4/2021).

Bursa kerja, Virtual Titian Karir Terpadu April 2021 ini menyediakan berbagai jenis lowongan kerja dengan jumlah ratusan dari 15 perusahaan nasional maupun multinasional yang berpartisipasi.

Perusahaan-perusahaan yang berpartisipasi dalam acara ini antara lain Lazada Indonesia, PT Paragon Technology and Innovation, P&G Indonesia, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank BTN, PT Dans Multipro, PT Telkom Indonesia, Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia, Universitas Katolik Parahyangan, Allianz Indonesia, Shopee, Vokraf, PT Multipolar Technology, Tbk. , PT Kideco Jaya Agung dan Sekolah Bisnis Manajemen (SBM) ITB.

“Selama 6 hari, seluruh perusahaan peserta Virtual Titian Karir Terpadu April 2021 melakukan promosi, presentasi, pameran hingga tes rekrutmen secara daring,” ujarnya.

Lowongan kerja tidak hanya diperuntukan bagi lulusan teknik tetapi juga bidang lain seperti lulusan sains, ilmu sosial, ekonomi, seni dan humaniora. Selain aktivitas tersebut, dalam acara ini juga tersedia fasilitas konseling karir bagi para pengunjung.

“Konseling karier bertujuan untuk membantu para pencari kerja mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kemampuannya. Dalam rangkaian wisuda ITB April 2021 ini juga dilaksanakan kegiatan lain seperti User Gathering dan Scholarship Gathering,” ungkapnya.

User Gathering adalah kegiatan sosialisasi hasil user survey kepada para pengguna (perusahaan) dengan para pengambil kebijakan di institusi, sebagai bentuk umpan balik bagi ITB.
User survey adalah umpan balik dari perusahaan sebagai user mengenai kepuasan mereka terhadap alumni ITB.

“Survei ini memetakan kebutuhan dari user agar lulusan yang dihasilkan perguruan tinggi memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan kerja.
Selain itu kegiatan User Gathering juga mempererat hubungan antara ITB sebagai penyedia sumber daya manusia yang unggul dan user sebagai pengguna lulusan,” jelasnya.

Sementara acara Scholarship Gathering adalah acara apresiasi kepada para mitra (perusahaan) yang memberikan beasiswa untuk membantu dalam program pendidikan di ITB, sekaligus menjadi sarana menjalin silaturahmi dan membangun jaringan komunikasi mitra beasiswa dengan ITB.

“ITB sebagai institusi pendidikan yang menghasilkan alumni yang kompeten dan unggul, menjembatani bagi para mahasiswa dan alumni untuk terjun ke dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Salah satunya dengan cara menyelenggarakan kegiatan yang mempertemukan langsung antara para mahasiswa dan alumni ITB dengan pihak perusahaan untuk memenuhi kebutuhan akan sumberdaya,” tutur Sonny.

Sejak masa pandemi COVID-19 berlangsung setahun lalu, Sony menyebut, kondisi perekonomian di Indonesia mulai mengalami penurunan. Berbagai aturan diterapkan oleh pemerintah untuk menekan angka COVID-19.

Aturan seperti pembatasan sosial skala besar (PSBB), sosialisasi protokol kesehatan, anjuran physical distancing atau aturan New Normal berdampak drastis pada kegiatan sosial, gaya hidup dan rutinitas masyarakat di Indonesia.

Hal ini juga berpengaruh terhadap aktivitas bisnis beberapa perusahaan seperti menghentikan aktivitas bisnis, menunda operasional perusahaan, merombak strategi bisnis, bahkan melakukan pemutusan hubungan kerja dan menunda proses rekrutmen.

Tahun ini kondisi perekonomian Indonesia mulai bangkit. Berdasarkan data dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) pencapaian realisasi investasi pada tahun 2020 (Januari-Desember) berhasil mencapai Rp 826,3 Triliun atau 101,1% dari target Rp 817,2 Triliun, dimana mampu menyerap tenaga kerja Indonesia sebanyak 1.156.361 dengan total proyek investasi sebanyak 153.349.

“Menyambut kondisi yang terus membaik, ITB Career makin gencar bergerak untuk membuka ruang-ruang kesempatan baru demi terserapnya tenaga kerja sekaligus mendongkrak performa dunia usaha demi percepatan pemulihan ekonomi Indonesia,” pungkasnya.

(Rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here