Sunday, November 29, 2020
Home Umum Sepekan, Satpol PP Jaring 499 Pelanggar dan Kumpulkan Denda Rp5,25 Juta

Sepekan, Satpol PP Jaring 499 Pelanggar dan Kumpulkan Denda Rp5,25 Juta

BERITABANDUNG.id – Sepekan menggelar operasi perketatan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di 15 kecamatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung menjaring 499 pelanggar. Dari para pelanggar, Satpol PP Kota Bandung bersama TNI, Polri dan aparat kewilayahan mengumpulkan denda administrasi hingga Rp5.250.000.

Kepala Satpol PP Kota Bandung, Rasdian Setiadi, Kamis (19 November 2020), mengungkapkan, sebanyak 109 dari 499 pelanggar membayar denda administrasi masing-masing sebesar Rp50.000. Sebanyak 373 pelanggar lainnya menerima sanksi sosial dan 18 lainnya teguran tertulis.

“Kami ingin meningkatkan kesadaran warga untuk bisa menerapkan protokol kesehatan kemana pun bepergian. Di antaranya menggunakan masker sesuai dengan aturan yang ditentukan. Kalau sudah punya kesadaran, tidak perlu takut ada operasi oleh petugas,” jelas Rasdian.

Hingga hari ke-7 pelaksanaan kegiatan Satpol PP sudah menyasar 15 kecamatan, yaitu Kecamatan Panyileukan, Gedebage, Rancasari, Buahbatu, Lengkong, Batununggal, Sumur Bandung, Cibeunying Kidul, Cibeunying Kaler, Coblong, Sukajadi, Regol, Bandung Wetan, Cicendo, dan Kecamatan Andir.

“Kecamatan lainnya masih akan dilanjutkan dengan kegiatan serupa,” sambung pria yang juga menjabat sebagai Koordinator Sub Bidang Pengamanan dan Penegakan Hukum pada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung ini.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk dapat menjalankan protokol kesehatan mulai dari menggunakan masker, mencuci tangan dengan air bersih mengalir, menjaga jarak dan tidak berkerumun.

Sedangkan Kepala Seksi Pengembangan Kapasitas pada Satpol PP Kota Bandung, Yogiarto Yoharim mengatakan, pada operasi Kamis (19 November 2020), aparat menindak 78 pelanggar di Kecamatan Cicendo dan Kecamatan Andir.

Sebanyak 26 pelanggar dikenakan sanksi membayar denda administrasi. Lalu, 52 orang lainnya mendapat sanksi sosial, mulai dari menyapu dan mengumpulkan sampah di lokasi operasi serta melafalkan Pancasila.

“Kalau push up bagi yang masih muda dan dalam keadaan fit. Ada pertimbangan dari petugas di lapangan,” terang Yogi, sapaan akrabnya.

Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) pada Satpol PP Kota Bandung, Henry Kusuma menambahkan, dari 16 pelanggar di sekitar Pasar Andir, Jalan Rajawali, Kelurahan Ciroyom, Kecamatan Andir, sebanyak 4 pelanggar akan menyetor secara setor mandiri ke Bank Jabar Banten (bjb)

“Pelanggar ini tidak membawa uang tunai. Jadi meminta untuk langsung bayar ke Bank BJB. Oleh bendahara penerimaan Satpol PP diberikan slip pembayarannya dan mereka setor ke bjb,” ungkap Henry.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Askot PSSI Kota Bandung Gelar Kursus Wasit Sepakbola C2

BERITABANDUNG.id - Kursus Wasit Sepakbola C2 yang digelar Asosiasi Kota Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askot PSSI) Bandung, 24-29 November 2020, diikuti 42 peserta....

Pesan Ridwan Kamil kepada Paguyuban Pasundan Papua. Perkuat persaudaraan Jabar-Papua dan jaga nama baik paguyuban

BERITABANDUNG.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan, Paguyuban Pasundan Provinsi Papua dapat menjadi simbol persaudaran masyarakat Jabar dan Papua. Hal tersebut dikatakan Kang...

Polres Cimahi Polda Jabar Tegur Warga Tak Pakai Masker Dalam Operasi Yustisi

BERITABANDUNG.id -Polres Cimahi Polda Jabar kembali lakukan langkah persuasif kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker saat beraktifitas diluar rumah, Senin (23/11/20). Dalam operasi yustisi yang...

Kasus Bertambah, Ruang Isolasi Pasien COVID-19 di RSUD Cililin Overload

BERITABANDUNG.id - Ruang isolasi untuk pasien COVID-19 di RSUD Cililin, Kabupaten Bandung Barat, sudah terisi penuh. Dari 12 bed yang disediakan, ada 15 pasien...

Recent Comments

Pin It on Pinterest

Share This

Share this post with your friends!