Thursday, February 29, 2024
Ads
HomePERSIBTim Diliburkan, Persib Bandung Larang Pemainnya Ikut Tarkam

Tim Diliburkan, Persib Bandung Larang Pemainnya Ikut Tarkam

BERITABANDUNG.id – Persib Bandung melarang para pemainnya terjun di sepakbola antar kampung alias tarkam. Hal itu ditegaskan oleh sang pelatih Robert Rene Alberts. Apa alasannya?

Tarkam bukan hal yang aneh di dunia sepakbola, di mana para pemain terjun dalam permainan tidak resmi untuk mewakili klub kedaerahan tertentu. Cuannya pun terkadang tak main-main, khususnya bagi pesepakbola yang telah memiliki nama.

“Ada di dalam kontrak pemain, mereka tidak boleh melakukan aktivitas dengan organisasi lain. Jadi kami tidak memberi izin mereka untuk melakukan sesuatu yang tidak dibolehkan dalam kontrak,” kata Robert, Kamis (5/11).

Persib sendiri telah meliburkan tim selama dua bulan. Sebabnya Shopee Liga 1 2020 baru akan digulirkan kembali awal tahun 2021 mendatang.

Walau melarang pemain untuk melakukan tarkam, manajemen masih memperbolehkan pemain mengikuti kegiatan lain yang sifatnya bersifat kemanusiaan.

“Kecuali kalau untuk special event, diizinkan seperti mengikuti kegiatan amal atau yang semacamnya, jika ada manfaatnya. Tapi mereka tidak diizinkan untuk melakukan sesuatu dengan organisasi yang lainnya,” tutur arsitek tim asal Belanda itu.

Berkaca dari kejadian sebelumnya, cuan yang diraih dari tarkam kadang tak sebanding dengan risiko yang didapatkan para pemain. Ambil contoh seperti Zulham Zamrun yang mendapatkan cedera serius ketika membela Persipare di semifinal Piala Habibie 2015.

Kala itu memang sepakbola Indonesia dihentikan karena PSSI dibekukan oleh FIFA, sehingga sejumlah pemain beralih ke kompetisi tidak resmi dalam agenda PSSI.

Alhasil ketika gelaran Piala Jenderal Sudirman, Persib tak bisa diperkuat Zulham karena cedera anterior cruciate ligament (ACL) memerlukan waktu penyembuhan yang relatif panjang.

“Iya termasuk fun football juga (dilarang),” kata Robert menegaskan.

Most Popular

Recent Comments