BERITABANDUNG.id – Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan dan kolaborasi lintas sektor dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Tahun 2026.
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi capaian program Bangga Kencana sekaligus merumuskan langkah percepatan penurunan stunting berbasis keluarga melalui program MBG 3B di Jawa Barat.
Rakorda diikuti pimpinan instansi vertikal, kepala SKPD Provinsi Jawa Barat, mitra kerja program Bangga Kencana tingkat provinsi, serta kepala OPD KB dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat. Sebelumnya, Pra-Rakorda diikuti Sekdis OPD KB, kepala bidang pengampu DAK BOKB, serta jajaran IPeKB.
Beberapa materi strategis yang dibahas antara lain penguatan kelembagaan program Bangga Kencana, strategi pelaksanaan program melalui DAK BOKB, pengenalan MBG 3B, serta praktik baik pelaksanaan PJPK dalam konvergensi urusan kependudukan lintas sektor.
Selain agenda utama, kegiatan juga dirangkaikan dengan tausiyah Ramadan 1447 H dan buka puasa bersama sebagai momentum mempererat kebersamaan antar pemangku kepentingan.
Melalui Rakorda ini diharapkan tersusun rencana tindak lanjut terintegrasi antara pusat dan daerah, terbangunnya komitmen bersama dalam percepatan penurunan stunting, serta terpetakannya inovasi dan praktik baik yang dapat direplikasi hingga tingkat nasional.

