Friday, February 26, 2021
Home Nasional Berlaku Mulai Hari Ini, Berikut Aturan Perjalanan di Masa Perpanjangan PPKM Jawa...

Berlaku Mulai Hari Ini, Berikut Aturan Perjalanan di Masa Perpanjangan PPKM Jawa Bali

BERITABANDUNG.id – Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mulai 26 Januari hingga 8 Februari 2021. PPKM ini berlaku di sebagian wilayah Pulau Jawa dan Bali.

Pemerintah pun secara resmi mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Ketentuan Perjalanan Orang dalam Negeri dalam Masa Pandemi Covid-19. Surat edaran tersebut berlaku mulai hari ini 26 Januari 2021.

SE yang ditandatangani Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo itu mengatur sejumlah ketentuan saat hendak bepergian dengan transportasi darat, laut maupun udara.

Dalam SE tersebut tertuang bahwa pelaku perjalanan udara tujuan Bali wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2 x 24 jam sebelum keberangkatan atau hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia.

Kemudian pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi darat atau laut, baik pribadi maupun umum wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau negatir rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia.

Untuk perjalanan dari dan ke Pulau Jawa serta di dalam Pulau Jawa (antar provinsi/kabupaten/kota) berlaku sebagai berikut:

1. Pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi umum darat dilakukan tes acak (random check) rapid test antigen bila diperlukan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 daerah.

2. Pelaku perjalanan udara wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam atau hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.

3. Pelaku perjalanan laut dan kereta api antarkota wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.

4. Khusus untuk perjalanan dengan menggunakan kereta api di luar kawasan satu algomerasi, selain menggunakan RT-PCR dan rapid test antigen atau GeNose test.

5. Pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi darat pribadi, diimbau melakukan tes RT-PCR atau rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.

6. Pengisian e-HAC Indonesia bersifat wajib bagi pelaku perjalanan dengan seluruh moda transportasi umum maupun pribadi, terkecuali moda transportasi kereta api.

Dalam SE tersebut tertulis bahwa anak-anak di bawah usia 12 tahun tidak diwajibkan untuk tes RT-PCR maupun rapid test antigen sebagai syarat perjalanan.

Apabila hasil rapid test antigen atau RT-PCR pelaku perjalanan negatif namun menunjukkan gejala, maka pelaku perjalanan tidak boleh melanjutkan perjalanan dan diwajibkan untuk melakukan tes diagnostik RT-PCR dan isolasi mandiri selama waktu tunggu hasil pemeriksaan.

Selain itu, setiap orang yang akan melaksanakan perjalanan wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan 3 M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan handsanitizer.

Penggunaan masker wajib dilakukan dengan benar menutupi hidung dan mulut.

Jenis masker yang digunakan oleh pelaku perjalanan adalah masker kain 3 lapis atau masker medis.

Tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon atau secara langsung sepanjang perjalanan dengan moda transportasi umum darat, laut, perkeretapian, dan udara.

Terakhir, pelaku perjalanan tidak diperkenankan makan dan minum sepanjang perjalanan penerbangan bagi perjalanan yang kurang dari 2 jam, terkecuali bagi individu yang wajib mengonsumsi obat dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Warga Balonggede Kreasikan Limbah Sampah Jadi Vespa, Moge, Hingga Robot

BeritaBandung.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya mengurangi sampah melalui program pengolahan sampah Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, dan Manfaatkan. Tak sampai di situ,...

Ketum LBP2 Jabar Aa Maung; Sekolah Tidak Bisa Menahan Yang Berkaitan Dengan Ijazah, Bertentangan Dengan PP 48 tahun 2008 pasal 52

BERITABANDUNG.id - Terkait adanya temuan keluhan Orang Tua Murid mengenai Ijazah Anaknya yang di tahan oleh pihak SMK Bintara, yang melaporkan Tim Investigasi LBP2...

Polda Jabar Ungkap Produksi Perdagangan Karet Tabung Gas LPG Yang Tidak Memenuhi Standar Nasional Indonesia

BERITABANDUNG.id - Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago S.I.K., M.Si. Memimpin Konferensi Pers mengenai Ungkap Kasus peredaran Rubberseal ilegal yang diedarkan...

Waspada! Wilayah Bandung Barat Rawan Bencana Hidrometeorologi

BERITABANDUNG.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Bandung meminta masyarakat mewaspadai potensi cuaca ekstrem selama beberapa hari ke depan lantaran telah...

Recent Comments

Pin It on Pinterest

Share This

Share this post with your friends!