Sunday, October 24, 2021
Home Pendidikan Kecamatan Coblong dan Rancasari Terapkan PPKM Mikro

Kecamatan Coblong dan Rancasari Terapkan PPKM Mikro

BERITABANDUNG.id – Kecamatan Coblong dan Kecamatan Rancasari menjadi wilayah pertama yang akan melaksanakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kota Bandung. Langkah ini sebagai bentuk kesigapan Kota Bandung dalam penanganan Covid-19.

Ketua Harian Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, Kecamatan Coblong hanya mengajukan dua kalurahan untuk pelaksanaan PPKM Mikro. Sementara Kecamatan Rancasari PPKM Mikro dilaksanakan dalam ruang lingkup RW, namun diajukan untuk keseluruhan kelurahan.

“Coblong dengan dua kelurahannya yaitu Dago dengan Sadangserang. Sedangkan Rancasari mengajukan di semua kelurahan tetapi hanya berlaku di beberapa RW,” jelas Ema di Balai Kota Bandung, Selasa (16 Februari 2021).

Ema mengungkapkan, petunjuk pelaksanaan PPKM Mikro sudah dibeberkan dalam Perwal Nomor 5 Tahun 2021 Pedoman Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Mikro Dalam Rangka Pencegahan Dan Pengendalian Covid-19.

“Hari ini sedang direspon agar keluar SK wali kota dan mereka sudah paham apa yang harus dilakukan. Dasarnya komitmen dengan pemangku kebijakan di wilayah tersebut,” tuturnya.

Kendati memerlukan SK Wali Kota sebagai penguat regulasi, namun Ema mempersilakan apabila ada wilayah di Kecamatan Coblong ataupun Kecamatan Rancasari yang sudah lebih dulu melaksanakan PPKM Mikro.

Ema menilai, penanganan terhadap Covid-19 ini harus sigap. Terlebih dalam rangka memutus mata rantai penyebaran dengan memperketat mobilitas masyarakat agar tidak mudah terjadi transmisi lokal.

“Kalau dalam konteks kemendesakan bisa dilakukan awal. Ini bukan tindakan yang berimplikasi ada menimbulkan ruang pidana. Ini bagaimana tanggap darurat dari kesigapan kita untuk bisa supaya mobilitas masyarakat kita batasi sehingga aktivitasnya tidak berpotensi menimbulkan transmisi (penularan),” bebernya.

Asalkan, ungkap Ema, seluruh elemen masyarakat dan pemangku kebijakan di wilayah tersebut telah sepakat untuk melaksanakan PPKM Mikro. Kesepahaman masyarakat inilah yang menjadi kunci penting kelancaran dan sukesnya penyelenggaraan PPKM Mikro.

“Karena faktor dominan itu mobilitas,” katanya.

Bagi Kota Bandung langkah pengetatan aktivitas berskala mikro sudah tak asing lagi. Kota Bandung berpengalaman dalam pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di Kecamatan Cidadap dan Kecamatan Bandung Kulon. (Rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Kota Bandung PPKM Level 2, Parade Seuhah Batagor dan Seblak Digelar di Parkir Barat Balai Kota Bandung

BERITBANDUNG.id - Sejumlah event offline kembali digelar di Kota Bandung, Jawa Barat. Event offline ini kembali diizinkan karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di...

Pocari Sweat Run Indonesia 2021

BERITABANDUNG.id - PT Amerta Indah Otsuka hari ini sukses menggelar ajang lari POCARI SWEAT RUN INDONESIA 2021 secara hybrid (offline dan online) dengan protokol...

Rekomendasi Makan Soto Enak di Bandung

BERITABANDUNG.id -  Udara di Kota Bandung yang sejuk memang paling pas mencicipi kenikmatan sajian berkuah berupa soto nih. Seperti diketahui, soto jadi salah satu kuliner...

Bonus Atlet Asal Kota Bandung Peraih Medali di PON Papua Akan Diberikan Tahun Depan

BERITABANDUNG.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyatakan bakal memberi bonus bagi para atlet peraih medali dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. Hanya...

Recent Comments

Pin It on Pinterest

Share This

Share this post with your friends!