BERITABANDUNG.id – Komitmen Pemerintah Kota Cimahi dalam meningkatkan layanan kesehatan kembali ditegaskan melalui peresmian Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Kota Cimahi. Fasilitas ini dihadirkan untuk memperkuat infrastruktur kesehatan dasar sekaligus meningkatkan akurasi diagnostik bagi masyarakat.
Peresmian gedung Labkesmas yang berlokasi di Jalan Sukimun–Baros dilakukan langsung oleh Wali Kota Cimahi Ngatiyana bersama Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira.
“Ini bukan sekadar peresmian gedung, tetapi langkah strategis memperkuat pelayanan kesehatan berbasis data dan pemeriksaan laboratorium yang akurat. Masyarakat tidak perlu lagi bergantung ke luar daerah untuk pengujian tertentu,” ujar Ngatiyana.
Labkesmas Kota Cimahi dibangun menggunakan pendanaan dari APBD Kota Cimahi serta dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kesehatan. Fasilitas ini diproyeksikan menjadi pusat pengujian kesehatan lingkungan dan klinis yang mandiri, guna mendukung deteksi dini berbagai penyakit di Kota Cimahi.
Gedung laboratorium tersebut dilengkapi layanan pengujian klinis dasar, surveilans penyakit menular dan tidak menular, serta pemeriksaan kualitas lingkungan, termasuk air bersih, air minum, dan sanitasi. Labkesmas juga dirancang dengan standar biosafety yang ditingkatkan untuk memastikan keamanan pengujian spesimen sesuai regulasi.
“Integrasi Labkesmas akan mempercepat respons penanganan kesehatan di tingkat komunitas. Dengan fasilitas yang mumpuni, pengambilan sampel dan hasil uji laboratorium dapat diproses lebih singkat sehingga diagnosis medis bisa ditegakkan lebih presisi,” katanya.
Ngatiyana menegaskan, pembangunan sektor kesehatan menjadi prioritas pemerintah daerah karena menjadi fondasi produktivitas masyarakat. “Kesehatan adalah layanan dasar. Investasi di laboratorium berarti investasi pada pencegahan, deteksi dini, dan keselamatan warga,” jelasnya.
Saat ini, Pemkot Cimahi tengah menyiapkan pengadaan serta distribusi peralatan tambahan dari Kementerian Kesehatan yang dijadwalkan mulai dikirim pada April 2026. Operasional penuh seluruh layanan laboratorium ditargetkan paling lambat pada 2027, seiring pemenuhan alat dan sumber daya manusia analis kesehatan.
Ke depan, Labkesmas juga terbuka melayani masyarakat luar Kota Cimahi, termasuk menjalin kerja sama dengan fasilitas kesehatan swasta, klinik, dan laboratorium jejaring di wilayah Bandung Raya. Dengan demikian, fasilitas ini diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan kesehatan lokal, tetapi juga menjadi rujukan layanan laboratorium regional.

