Tuesday, November 30, 2021
Ads
Home Wisata Pesta Kembang Api dan Arak-arakan Dilarang saat Libur Natal dan Tahun Baru...

Pesta Kembang Api dan Arak-arakan Dilarang saat Libur Natal dan Tahun Baru di Kota Bandung

BERITABANDUNG.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyatakan siap mengikuti arahan pemerintah pusat terkait pengetatan pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

Termasuk jika harus kembali menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

“Itu pertimbangan dalam antisipasi, (libur) Natal dan tahun baru menjadi celah kerawanan terhadap penurunan tingkat kedisiplinan masyarakat,” ujar Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Kota Bandung, Idris Kuswandi.

Idris mengatakan, pihaknya memang akan mengantisipasi adanya kerumunan di penghujung akhir tahun. “Pengunjung harus dikendalikan. Kita ikuti saja yang sudah menjadi ketentuan. Prinsipnya kita siap,” ujar Idris.

Menurutnya, jika Kota Bandung menerapkan PPKM Level 3 maka akan ada beberapa pembatasan.

“Level 3 itu seperti kapasitas pengunjung dari 50 persen menjadi 25 persen. Tempat hiburan kembali tidak boleh beroperasi. Pengunjung toko dan mal hanya 25 persen. Kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) dibatasi kapasitasnya,” tutur Idris.

Untuk penerapannya, Idris mengatakan, sebelumnya Kota Bandung juga pernah menerapkan PPKM Level 3. Sehingga pasti bisa melaksanakannya dengan baik.

Terkait jumlah anggota Satpol PP yang akan bertugas di akhir tahun, Idris menyebut akan disesuaikan dengan kebutuhan. “Anggota pasti disiapkan, kita menyesuaikan,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat memimpin Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Antisipasi Potensi Peningkatan Kasus Covid-19 pada Libur Nataru, secara daring mengatakan, dalam kebijakan libur Natal dan tahun baru, sejumlah kegiatan seperti perayaan pesta kembang api, pawai, arak-arakan yang mengumpulkan kerumunan besar sepenuhnya dilarang.

Larangan kegiatan dan penerapan PPKM level 3 di seluruh Indonesia dilakukan dalam rangka memperketat pergerakan orang guna mencegah lonjakan kasus Covid-19.

Kebijakan tersebut, ia katakan, diperlukan untuk menghambat dan mencegah penularan Covid-19, tetapi ekonomi harus tetap bergerak.

Kebijakan penyamarataan penerapan PPKM level 3 tersebut dilakukan juga karena libur Natal dan tahun baru diprediksi akan meningkatkan mobilitas masyarakat. (hmsbdg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Flyover Simpang Padalarang Dibuka Mulai Sabtu

BERITABANDUNG.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat resmi membuka dan mengaktifkan flyover Simpang Padalarang. Rencananya Flyover Padalarang – Kota Baru Parahyangan tersebut akan mulai beroperasi,...

Pemkot Bandung Berikan 9 Anugerah Pesona Pariwisata 2021

BERITABANDUNG.id - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung memberikan penghargaan kepada sejumlah pelaku usaha pada malam Anugerah Pesona Pariwisata Tahun 2021 di Grand...

Bupati Bandung Instruksikan Pemerintah Desa Awasi PPKM saat Libur Natal dan Tahun Baru

BERITABANDUNG.id - Bupati Bandung Dadang Supriatna menginstruksikan pemerintah desa untuk mengawasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada akhir tahun untuk menekan risiko penularan Covid-19...

Pesta Kembang Api dan Arak-arakan Dilarang saat Libur Natal dan Tahun Baru di Kota Bandung

BERITABANDUNG.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyatakan siap mengikuti arahan pemerintah pusat terkait pengetatan pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022. Termasuk jika harus...

Recent Comments

Pin It on Pinterest

Share This

Share this post with your friends!