Friday, May 14, 2021
Home Ekbis Satgas Kembali Segel 22 Tempat Usaha di Kota Bandung

Satgas Kembali Segel 22 Tempat Usaha di Kota Bandung

BERITABANDUNG.id – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Bandung terus meningkatan penegakan dan pengawasan pada pelaksanaan Pembatasan Seosial Beskala Besar (PSBB) proporsional. Sepekan PSBB, Satgas Penanganan Covid-19 menindak 22 pelanggar.Para pelanggar terdiri dari mini market, restoran, cafe dan tempat hiburan. Semuanya melanggar Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 1 Tahun 2021 tentang pelaksanaan PSBB proporsional.

“Sekarang sudah ada 12 pelanggar yang dikenai sanksi denda dan sudah mengurus administrasi. Yang belum mengurus administrasi masih ada sekitar 10 lagi sampai operasi terakhir tadi malam,” ucap Kepala Seksi Penyidikan dan Pendindakan Satpol PP Kota Bandung, Mujahid Syuhada, Senin (18 Januari 2021).

Mujahid mengungkapkan, sebagian besar pelanggar terkait jam operasional. Baik itu karena membuka tempatnya lebih awal, maupun masih belum menutup lokasi kendati jam operasionalnya sudah melewati batas ketentuan.

“Ada pelanggaran protokol kesehatannya juga selain jam operasional. Khususnya kerumunan dan tidak menerapkan protokol kesehatan sesuai Perwal,” ujarnya.

Mujahid menuturkan, ketika penindakan di lapangan tim Satgas Penanganan Covid-19 langsung menghentikan sementara atau penyegelan terhadap pelanggar. Sampai dengan pengelola tempat yang bersangkutan harus mengurus administrasi apabila ingin kembali beroperasi.

“Selanjutnya proses dihentikan kegiatan sementara selama 3 (tiga) hari. Sejauh ini para pelanggar tersebut bisa memperlihatkan perizinan yang dimiliki,” jelasnya.

Lebih lanjut Mujahid memastikan, tim gabungan dari Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung akan terus bergerak melaksanakan penyisiran. Utamanya menyasar tempat-tempat berpotensi terjadi kerumunan.

Seperti diketahui, sejak 11 Januari 2020 lalu Kota Bandung termasuk dalam daerah yang diberlakukan PSBB proporsional di Jawa Barat. Kebijakan untuk penanganan Covid-19 ini diinstruksikan oleh Pemerintah Pusat khusus di sejumlah daerah di Pulau Jawa dan Bali hingga 25 Januari 2020.

“Tim gabungan terus beroperasi dari pagi sampai malam. Kita terjun bersama TNI, POLRI termasuk dari OPD (Organisasi Peangkat Daerah) lainnya seperti Diskar, Dishub, Disbudpar dan Disdagin,” katanya. (Hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

TPU Khusus Covid-19 di Cikadut Bandung Dipadati Peziarah

BERITABANDUNG.id - Pemakaman khusus jenazah terpapar Covid-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cikadut, Kota Bandung dipadati ratusan peziarah dari berbagai wilayah pada Hari Raya...

Wakil Wali Kota Pastikan Tak Ada Kebocoran di Posko Penyekatan Larangan Mudik

BERITABANDUNG.id - Wakil  Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengaku telah memastikan posko penyekatan larangan mudik di Kota Bandung tidak terjadi kebocoran seperti di daerah...

Cegah Mudik Lokal, Polda Jabar Fokus Penyekatan di Batas Kota

BERITABANDUNG.id - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) menyatakan, mulai memfokuskan penyekatan arus lalu lintas di setiap batas kabupaten dan kota untuk mencegah mudik...

Ridwan Kamil Harap Kepala Daerah se-Jabar Siaga Penyekatan Hingga Arus Balik

BERITABANDUNG.id - Perayaan hari raya Idulfitri tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena masih dalam situasi pandemi COVID-19. Merayakan hari kemenangan di rumah masing-masing menjadi...

Recent Comments

Pin It on Pinterest

Share This

Share this post with your friends!