BERITABANDUNG.id – Pemkot Bandung memastikan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Gedebage siap menjadi markas Persib Bandung pada lanjutan Liga 1 2020.

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial bahkan telah mengeluarkan aturan yang mengakomodir pertandingan Persib di Stadion GBLA.

Kepala Dispora Kota Bandung, Eddy Marwoto mengungkapkan, Wali Kota Bandung telah mengeluarkan Perwal No. 52/2020 Tentang Perubahan Ketiga Atas Perwal No. 37/2020.

Pada Pasal 20 aturan itu terdapat relaksasi/pemberian izin pelaksanaan beberapa kegiatan olahraga non kontak fisik yang dilakukan di luar ruangan dan pertandingan olahraga kontak fisik.

Dengan ketentuan tanpa melibatkan dan/atau dihadiri oleh penonton dan suporter dengan tetap menjaga protokol kesehatan secara ketat. Salah satunya cabang olahrga sepakbola.

“Meskipun jadwal pertandingan ditunda oleh PSSI, namun kami terus melanjutkan proses proses perisapan stadion GBLA. Secara administratif stadion GBLA sudah dapat digunakan meskipun proses hukumnya masih berlanjut,” katanya.

“Ditargetkan akan rampung di tahun 2020 agar tidak terjadi lagi ada masalah masalah nonteknis terkait dengan penggunaaan stadion GBLA ini” imbuh Eddy.

Namun seiring dengan pernyataan bahwa Polri tidak mengizinkan penyelenggaraan Liga I, Eddy mengaku hanya fokus pada pembenahan stadion.

“Pada prinsipnya kita masih menunggu kepastian dari pusat. Namun kita selalu siap,” tutur Eddy

Eddy mengungkapkan, rencananya pada 7 Oktober 2020 Wali Kota Bandung bersama dengan tim Gugus Tugas Covid-19 dan Forkopimda akan melakukan simulasi pelaksanaan protokol kesehatan di stadion GBLA.

Simulasi ini akan melibatkan seluruh perangkat pertandingan hingga keamanan.

“Seluruh perangkat pertandingan harus memiliki hasil swab test/PCR negatif untuk diperbolehkan bertanding. Termasuk juga media yang hanya dibatasi 7 wartawan saja,” kata Eddy

Penerapan protokol kesehatan 3M (menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun) juga harus dilaksanakan selama pertandingan. Hal itu bagian dari upaya-upaya memutus mata rantai Covid-19.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here