Tuesday, July 27, 2021
Home Metro Bandung UMKM Kota Bandung Harus Naik Kelas, Kolaborasi dengan Pengusaha Kian Terbuka

UMKM Kota Bandung Harus Naik Kelas, Kolaborasi dengan Pengusaha Kian Terbuka

BERITABANDUNG.id – Sebanyak 56 perusahaan dalam negeri dan asing siap mengucurkan dana dan berkolaborasi dengan 196 UMKM di Indonesia. Potensi nilai kontrak diperkirakan mencapai Rp1,5 triliun.

Melihat hal ini, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengapresiasi upaya pemerintah pusat memunculkan ekosistem investasi yang berkualitas dan inklusif bagi pemulihan dan peningkatan ekonomi Indonesia.

“Kegiatan ini adalah wujud nyata penerapan UU 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja di Pasal 90 dan arahan langsung dari Presiden RI. Mudah-mudahan kesempatan dan peluang kepada UMKM ini betul betul dapat menjadi prioritas dari Pemerintah untuk mendongkrak sektor UMKM dalam masa pemulihan ekonomi” kata wakil wali kota saat menghadiri secara virtual acara penandatanganan kerja sama dalam rangka kemitraan Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan UMKM yang bertempat di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Bandung, Jln. Nyland, Senin (18 Januari 2021).

Ia mengungkap, sektor UMKM ini menjadi penting untuk diperhatikan. Pasalnya, UMKM adalah kelompok usaha yang jauh lebih tahan terhadap krisis.

“Bisa dibuktikan bahwa dalam sejarah Bangsa, UMKM telah memainkan perannya untuk mengeluarkan Indonesia dari masa masa krisis pada tahun 1998 dan sekarang kontribusi pertumbuhan ekonomi Indonesia didorong oleh sektor UMKM dengan menyuplai kurang lebih sekitar 120 juta angkatan kerja,” jelasnya.

Wakil wali kota pun menjelaskan, khusus di Kota Bandung, UMKM terus bergeliat pada saat pandemi covid 19 melanda hingga saat ini. Ia menganggap pentingnya kolaborasi antara pengusaha besar dengan UMKM ini.

Tak sekadar berlandaskan pada permodalan, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas supply chain dengan sistem yang lebih modern. “Kita harmonisasikan dan siapkan Peraturan Daerah yang merupakan turunan dari UU Cipta Kerja ini untuk dapat memberikan dampak positif terhadap UMKM. Sudah saatnya UMKM ini naik kelas dari yang mikro bisa jadi kecil, yang kecil bisa jadi menengah dan yang menengan bisa jadi perusahaan besar sesuai dengan arahan Presiden RI,” tambahnya.

Ke depan, ia berharap, setiap investasi yang masuk dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan pembangunan ekonomi. Sehingga bisa berperan mengangkat perekonomian daerah maupun nasional.

“Iklim seperti ini akan menciptakan pelaku pelaku UMKM yang bisa jauh lebih kuat dan memiliki daya saing yang mumpuni. Sehingga mampu bersaing ke tingkat global,” tuturnya. (Hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Oded Masih Dirawat, Yana Siap Apabila Ditunjuk Jadi Plh Wali Kota Bandung

BERITABANDUNG.id - Wali Kota Bandung Oded M Danial masih menjalani perawatan medis secara intensif di Rumah Sakit Kebonjati, Kota Bandung. Wakil Wali Kota Bandung Yana...

Kasus Aktif Covid-19 di Bandung Lampaui Angka 8 Ribu

BERITABANDUNG.id - Kasus aktif Covid-19 di Kota Bandung menembus angka 8.000 orang berdasarkan data Pusat Informasi Covid-19 (Pusicov) yang diakses di laman covid19.bandung.go.id, yaitu...

Kolaborasi ICMI Orwil Jawa Barat dan Aksi Cepat Tanggap (ACT)

BERITABANDUNG.id - Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia ( ICMI ) Orwil Jawa Barat Salurkan Daging Qurban dan 1 Ton Beras...

Yuk Lindungi Anak di Masa Pandemi Covid-19

BERITABANDUNG.id - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung, Rita Verita mengungkapkan, perlindungan anak di masa pandemi Covid-19 sangatlah penting. Pasalnya,...

Recent Comments

Pin It on Pinterest

Share This

Share this post with your friends!