Sunday, November 29, 2020
Home Nasional Wapres RI Tinjau Vaksinasi di Puskesmas Cikarang

Wapres RI Tinjau Vaksinasi di Puskesmas Cikarang

BERITABANDUNG.id – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Ma’ruf Amin dan Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto saat meninjau sistem pemberian vaksin COVID-19, di Puskesmas Cikarang, Kabupaten Bekasi, Kamis (19/11/20).

Sejak Kamis pagi pukul 09:00 WIB, Wapres langsung mengikuti satu per satu tahapan vaksinasi sambil mendapatkan penjelasan dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi. Simulasi dilakukan sebagai persiapan pemberian vaksin COVID-19 kepada masyarakat.

“Simulasi ini merupakan bagian daripada persiapan pelaksanaan vaksinasi secara keseluruhan nanti yang sudah direncanakan oleh pemerintah (pusat),” kata Wapres.

Wapres menjelaskan, pemerintah pusat pun telah menyiapkan skema pembagian vaksin bagi masyarakat. Nantinya, terdapat beberapa alur sebelum vaksin disuntikkan ke tubuh, antara lain pendistribusian, pendaftaran, hingga pemeriksaan kesehatan.

“Ada beberapa yang disiapkan, termasuk menyiapkan data, nama-nama yang akan divaksin di seluruh Indonesia, kemudian tahapan-tahapan-nya, pendistribusian vaksinnya, dan juga bagaimana limbah vaksin yang banyak itu ditangani,” kata Wapres.

Sementara itu, Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– menjelaskan, dirinya sudah memberikan masukan kepada pemerintah pusat terkait vaksinasi saat mendampingi kunjungan kerja Wapres di Puskesmas Cikarang.

“Kami memberikan masukan kepada pemerintah pusat. Pertama, kemungkinan puskesmas itu tidak cukup (menampung seluruh warga yang akan divaksin). Jabar mengusulkan pemberian vaksin dilakukan di gedung-gedung besar, seperti GOR bulu tangkis dan ruang serba guna,” kata Kang Emil.

Kedua, lanjut Kang Emil, proses edukasi terkait vaksinasi harus terus dilakukan. Ia mengatakan, sesuai skema pemerintah, vaksinasi terbagi kedalam dua kelompok yaitu mandiri alias berbayar untuk kelompok menengah atas dan gratis bagi kelompok menengah bawah.

“Yang di-cover (dibiayai oleh APBN) nanti di Puskesmas dan tempat publik, sementara yang mandiri bisa dilakukan di klinik-klinik, rumah sakit, dengan jadwal menyesuaikan,” ujar Kang Emil.

Adapun Kabupaten Bekasi bersama empat daerah lainnya di Bodebek yaitu Kota dan Kabupaten Bogor, Kota Depok, serta Kota Bekasi, akan menjadi daerah di Jabar yang diprioritaskan mendapatkan vaksin tahap pertama karena menyumbang sekitar 70 persen kasus COVID-19 di Jabar.

Untuk diketahui, sebelumnya Kang Emil telah memantau langsung simulasi sistem pemberian vaksin COVID-19 yang digelar Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar di Puskesmas Poned Tapos, Kota Depok, Kamis, 22 Oktober 2020.

Simulasi merupakan respons cepat terhadap pembelian vaksin oleh pemerintah pusat. Saat itu, Kang Emil mengikuti semua rangkaian simulasi. Mulai dari screening, cuci tangan, pemeriksaan administrasi, pemeriksaan kesehatan, proses penyuntikan, sampai menunggu 30 menit untuk melihat reaksi vaksin.

Dari simulasi tersebut, Pemda Provinsi Jabar juga fokus meningkatkan kesiapan storage vaksin (kulkas/alat pendingin) serta tenaga kesehatan maupun penyuntik vaksin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Askot PSSI Kota Bandung Gelar Kursus Wasit Sepakbola C2

BERITABANDUNG.id - Kursus Wasit Sepakbola C2 yang digelar Asosiasi Kota Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askot PSSI) Bandung, 24-29 November 2020, diikuti 42 peserta....

Pesan Ridwan Kamil kepada Paguyuban Pasundan Papua. Perkuat persaudaraan Jabar-Papua dan jaga nama baik paguyuban

BERITABANDUNG.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan, Paguyuban Pasundan Provinsi Papua dapat menjadi simbol persaudaran masyarakat Jabar dan Papua. Hal tersebut dikatakan Kang...

Polres Cimahi Polda Jabar Tegur Warga Tak Pakai Masker Dalam Operasi Yustisi

BERITABANDUNG.id -Polres Cimahi Polda Jabar kembali lakukan langkah persuasif kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker saat beraktifitas diluar rumah, Senin (23/11/20). Dalam operasi yustisi yang...

Kasus Bertambah, Ruang Isolasi Pasien COVID-19 di RSUD Cililin Overload

BERITABANDUNG.id - Ruang isolasi untuk pasien COVID-19 di RSUD Cililin, Kabupaten Bandung Barat, sudah terisi penuh. Dari 12 bed yang disediakan, ada 15 pasien...

Recent Comments

Pin It on Pinterest

Share This

Share this post with your friends!